Peristiwa

Ini Alasan Warga Bunten Barat Datangi Rumah Dinas Bupati Sampang

Warga Bunten Barat saat berada di depan gapura rumah dinas Bupati Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Kedatangan sejumlah warga Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, ke Rumah Dinas Bupati H Slamet Junaidi terkait proses tahapan Pilkades yang dinilai menguntungkan salah satu calon.

Warga protes atas penyebaran surat undangan yang tidak distempel oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) setempat. Padahal, dalam ketentuan yang telah disepakati bersama bahwa surat undangan bersetempel, serta harus ditanda tangani oleh kedua Cakades.

“Undangan harus distempel kedua calon. Namun kenyataannya surat undangan tanpa distempel langsung disebarkan,” jelas Abdul Jalil, saksi dari Cakades Aryail, nomor urut 1, setelah bertemu dengan Bupati, Rabu (19/11/2019).

Abdul Jalil menegaskan, sebagai saksi dia tidak berani menyebarkan surat undangan karena tidak ada pengawalan dari aparat Kepolisian. Untuk itu pihaknya meminta agar surat undangan yang belum distempel ditarik kembali. Sayangnya, Ketua P2KD Bunten Timur, Miun saat dihubungi melalui telepon selularnya tidak aktif.

Sekedar diketahui, Pilkades Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Sampang, ada 2 kandidat Cakades, antara lain Aryail 1 sebagai calon incumbent dan Sulaimah nomor urut 2 sebagai penantang. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar