Peristiwa

Ingatkan Senjata Tradisional, Ratusan Keris dan Pusaka Dipamerkan di Festival Adat dan Seni Budaya di Mojokerto

Caption : Tampak masyarakat menyaksikan keris dan pusaka yang dipamerkan. Foto: misti/beritajatim

Mojokerto (beritajatim.com) – Ratusan keris dan pusaka turut dipamerkan Sanggar Guyub Rukun Kerto Kerti Kencono Buwono, Dusun Pelabuhan, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Pameran keris dan pusaka ini dalam rangka Festival Adat dan Budaya.

Ratusan keris lengkap dengan keterangan tentang nama dan sejarah senjata tradisional yang memiliki ujung runcing tersebut dipamerkan. Sebanyak 80 keris dipamerkan secara terbuka di atas meja, sedangkan 100 keris lainnya dipamerkan dengan dimasukkan ke dalam etalase.

Panitia Festival Adat dan Seni Budaya Pelabuhan Marmoyo Mojopahit, Guruh Wiweka Nugraha mengatakan, tujuan digelarnya pameran tersebut untuk mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap melestarikan budayanya. “Warisan budaya leluhur dalam bentuk sebuah senjata tradisional yang harus kita jaga bersama,” ungkapnya, Minggu (29/9/2019).

Masih kata Nugraha, Tosan Aji sudah dilupakan oleh masyarakat. Selain itu, minat masyarakat untuk melestarikan Tosan Aji saat ini sudah tidak ada sehingga dengan dipamerkannya keris dan pusaka tersebut diharapkan masyarakat bisa menjaga dan melestarikan senjata tradisional tersebut.

“Tosan Aji harus kita jaga bersama karena sudah mendapatkan pengakuan dari PBB melalui Unesco. Karena dinyatakan sebagai warisan dunia yang berasal dari Indonesia. Apalagi Seni Tosan Aji di era Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Jadi sangat disayangkan kalau masyarakat Mojokerto sendiri tidak mengetahui tentang Seni Tosan Aji,” tegasnya.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar