Peristiwa

Ikuti GPS, Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol Jomo

Jombang (beritajatim.com) – Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy nekat masuk jalan tol Jomo (Jombang – Mojokerto), Senin (14/9/2020). Pengendara bernama M Hani Palupi (27) ini mengaku masuk jalan tol karena mengikuti petunjuk GPS atau google maps.

Pemotor asal Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Jombang ini akhirnya ditangkap petugas PJR (Patroli Jalan Raya) dan dikenai sanksi tilang. Motor Scoopy nopol S 4616 OV tersebut kemudian diangkut mobil patroli.

Manager Operasi PT Astra Infra Tol Road, Udhi Dwi Saputro mengatakan, dalam pemeriksaan, pengendara motor mengakui masuk jalur dari timur, yakni dari KM 726 tol Sumo (Surabaya – Mojokerto). Dia naik melalui jalur alternatif yang biasa digunakan petugas, yaitu di sekitar rest area (tempat istirahat).

Tanpa rasa bersalah, Hani mamacu sepeda motornya di jalan tol menuju Jombang. Nah, saat berada di KM 697 atau tol Jomo, warga Ngudorejo ini dihentikan petugas PJR. Kepada polisi, Hani mengaku masuk jalan tol karena mengikuti petunjuk google maps.

“Dia sudah berjalan sepanjang 29 kilometer. Kemudian ditangkap petugas PJR dan dikeluarkan melalui pintu gerbang tol Tembelang Jombang,” pungkas Udhi. [suf/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar