Peristiwa

Identitas Mayat Perempuan di Senduro Terkuak

Lumajang (beritajatim.com) – Identitas mayat perempuan yang ditemukan tersangkut dibebatuan sungai aliran lahar Semeru di Desa Wonocempoko Ayu Kecamatan Senduro terkuak, Selasa(12/3/2019). Korban diketahui bernama Mbok Muliha, perempuan berusia 60 tahun.

Korban sendiri adalah warga Desa Grobogan Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Kelurga korban mengetahui informasi dari media sosial mendatangi RSUD Haryoto Lumajang dan menyatakan kalau itu keluarganya yang hilang beberapa waktu lalu.

Didik Suyanto (46) selaku anak korban mengaku pertama kali mengetahui dari berita di sosial media ‘facebook’ bahwa ditemukan jasad wanita tanpa busana di sekitaran Kecamatan Senduro. Keluarga pun langsung mengkroscek kebenaran berita tersebut ke Polsek Senduro. “Ternyata dia ibu saya,” ungkapnya.

Bersama petugas,keluargapun diantar ke RSUD Haryoto untuk memastikan korban adalah keluarganya atau bukan karena sejak pagi korban memang langsung dievakuasi ke rumah sakit tersebut. Setelah berada di kamar jenazah, keluargapun langsung membenarkan bahwa jasad yang dimaksud adalah keluarganya.

Kasat Reskrim AKP Hasran Cobra yang memang sejak pagi memantau secara langsung di rumah sakit tersebut langsung mengembalikan jenazah kepada keluarga setelah pihak keluarga dengan ikhlas menerima musibah tersebut dan tak menuntut pihak manapun. “Kita langsung serahkan,” paparnya.

Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban mengatakan, pihak keuarga telah legawa dan telah mengikhlaskan kepergian korban. Berdasarkan kesaksian keluarga sendiri, memang korban mengalami gangguan agak pikun, sehingga sejak hari Kamis tanggal 28 Februari 2019 yang bersangkutan meninggalkan rumah tanpa pamitan.

“Dan baru kemarin ditemukan meskipun dalam keadaan tak bernyawa. Dari sini saya pastikan tak ada unsur pembunuhan ataupun criminal yang lain yang menjadi penyebab kematian dari korban tersebut,” tegas Arsal.

Dari identifikasi Satreskrim bersaa tim dokter RSUD tidak ditemukan unsur kekerasan dan pembunuhan pada tubuh korban. Hanya ada sedikit luka di kepala korban, yang kami tengarai karena benturan dengan batu disungai.

“Jenazah langsung dibawa kerumah duka,” pungkasnya. (har/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar