Peristiwa

Identitas Mayat Mengapung di Sungai Brantas Mojokerto Terkuak

Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) Satreskrim Polres Mojokerto Kota berhasil mengidentifikasi mayat perempuan yang ditemukan mengapung di Dam Sipon Sungai Brantas, Desa Pageruyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Rabu (3/4/2019) kemarin.

Mayat yang ditemukan telanjang dan dalam kondisi membusuk dengan posisi tengkurap di celah dam tersebut diketahui bernama Sri Wahyuni (27) warga Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk. Identitas tersebut terungkap dari Mobile Automated Multi- Biometric Identification System (MAMBIS).

Hal tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Ade Warokka. “Benar, identitas korban sudah berhasil diketahui. Korban atas nama Sri Wahyuni, umur 27 tahun, warga Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk,” ungkapnya, Kamis (4/4/2019).

Masih kata Kasat, pasca mengetahui identitas korban, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Nganjuk untuk menghubungi pihak keluarga korban. Pihak keluarga langsung menuju ke RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, tempat korban berada.

“Benar, jenazah korban ada di RSUD Mojosari dan pihak keluarga juga sudah berada di sana. Keluarga meminta  tidak dilakukan otopsi, namun langsung dibawa pulang. Rencananya, begitu sampai di rumah duka, jenazah tersebut langsung dimakamkan,” jelasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar