Peristiwa

Ibu Ini Lihat Anaknya Terseret Arus ke Bibir Pantai Suramadu

Warga saat mengevakuasi jenazah korban tenggelam di sungai dan terseret ke bibir pantai Suramadu, Surabaya, Kamis (11/6/2020). [Foto/Istimewa]

Surabaya (beritajatim.com) – Khotimah (51) terkejut melihat sosok mengapung di sungai sekitar pintu air sekitar Selat Madura, Surabaya, Kamis (11/6/2020). Kecurigaan dia semakin besar lantaran pakaian yang dipakai orang mengapung sama dengan pakaian anaknya.

Tak pelak ia pun mencoba melihat secara jelas apakah benar itu anaknya. Sampai akhirnya Khotimah yakin dan benar sosok terapung itu adalah sang anak. Ia pun lantas beteriak anaknya tenggelam.

“Awalnya anak saya Hamidah (37) ini berenang atau apa saya tak tahu. Tapi yang pasti saya lihat dia mengapung,” jelas warga Jalan Tambak Gringsing Baru II, Surabaya, kepada petugas.

Menurut Khotimah (51), dirinya melihat korban bermain air di pinggir pantai Suramadu pukul 11.30. Beberapa menit kemudian, ibunya mencarinya dan melihat korban sudah terseret arus sekitar 15 meter.

Mengetahui anaknya tenggelam, Khotimah berteriak minta tolong kepada nelayan setempat. Setelah berhasil, nelayan membawa tubuh korban ke pinggir pantai. Namun setelah diperiksa, Hamidah sudah tidak bernyawa.

Kejadian ini lantas dilaporkan ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan jajaran. Usai berhasil dievakuasi, jenazahnya dibawa ke RSUD dr Soetomo menggunakan ambulans. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kenjeran AKP Evan Andias membenarkan kejadian tersebut.

Dia menjelaskan bahwa korban datang ke lokasi kejadian bersama ibunya. “Kemudian tiba-tiba korban ingin berenang di pinggir pantai, hingga akhirnya tenggelam,” kata Evan. [man/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar