Peristiwa

Hujan Terus Menerus, Magetan Tutup Jembatan Penghubung 2 Kecamatan

Kondisi jembatan Kedungdowo, jalan utama penghubung dua kecamatan di Magetan, Minggu (14/3/2021).(Foto/Ade Mas Satrio).

Magetan (beritajatim.com) – Akibat hujan deras yang terus melanda Magetan, jembatan di perbatasan Desa Kentangan – Bogem berlubang dengan diameter sekitar 2,5 meter. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terhambat.

Seorang warga sekitar, Rizka Dewa (27) mengatakan, jembatan bernama Kedungdowo tersebut berlubang sejak 2 hari yang lalu. Namun keadaan semakin parah saat diterpa hujan deras yang terus-menerus.

“Jadi awalnya lubang di jembatan kecil dan di bawah jembatan itu arus sungainya sangat deras, membuat tanah yang ada di bawah bergeser dan ada yang tergerus air. Akhirnya tadi pagi ambles membuat lubang besar,” kata Rizka kepada beritajatim.com, Minggu (14/3/2021).

Dia menuturkan, lubang tersebut mengakibatkan jalan ditutup total. Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Sukomoro – Karas merupakan jalan utama. “Aktifitas warga sangat terhambat mas, apalagi ini jalan utama. Jalan alternatifnya memutar jauh dan jalannya rusak,” ceritanya dengan nada kesal.

Sementara itu, Kades Bogem Eva Puspasari mengatakan, Sebelumnnya jembatan bisa dilalui kendaraan roda dua, namun saat ini sudah tidak bisa, karena lubangnya cukup besar hingga antara pembatas jembatan.

“Akibar hujan dengan intensitas tinggi, kerusakan semakin parah. Sekarang sudah ditutup tidak bisa dilewati lagi,” imbuhnya.

Dijelaskan Kades Bogem, jembatan penghubung antar Kecamatan tersebut merupakan wewenang Dinas PUPR Kabupaten Magetan. Menurutnya, pihaknya hanya bisa berharap Pemkab Magetan segera memperbaiki jembatan tersebut, karena akses jalan ditutup total sehingga membuat warga masyarakat terisolasi.

“Kemarin sudah dikroscek oleh Kepala Dinas PU bersama anggota dewan, dan akan memprioritaskan untuk segera memperbaiki jembatan tersebut,” tutupnya. [ags/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar