Peristiwa

Hujan Lebat dan Angin Kencang, 4 Desa di Mojokerto Terendam Banjir

Air luapan Kali Lamong di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Akibat hujan deras yang menguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto menyebabkan sejumlah desa di dua kecamatan diterjang banjir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mencatat, setidaknya ada empat desa di dua kecamatan terendam air banjir.

Yakni Dusun Bantengan dan Dusun Kaliasih Desa Bendung serta Dusun Bendo Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis. Sementara di Kecamatan Dawarblandong, banjir merendam Dusun Pulo, Dusun Klanting dan Dusun Beru di Desa Pulorejo serta Dusun Banyulegi, Dusun Ngarus dan Dusun Glagah di Desa Banyulegi.

“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan disertai angin kencang sesaat, menyebabkan peningkatan debit air di beberapa titik sungai. Akibatnya, air meluber di jalan dan pemukiman warga,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini, Senin (28/12/2020).

Masih kata Zaini, di Kecamatan Jetis air banjir sudah surut pada, Minggu (27/12/2020) sekira pukul 21.30 WIB. Namun di Dusun Bantengan, Desa Bendung diperlukan alat berat untuk penanganan segera mungkin, karena jika tidak segera ditangani akses jalan penghubung desa terputus.

“Untuk di Kecamatan Dawarblandong, yakni di Dusun Banyulegi, Desa Banyulegi air sudah surut sekira pukul 23.00 WIB. Warga langsung melakukan pembersihan rumah masing-masing. Di Dusun Ngarus, Desa Banyulegi kondisi genangan air tren naik, begitu juga di Dusun Glagah,” katanya.

Zaini menambahkan, di Dusun Klanting, Dusun Pulo dan Dusun Beru, Desa Pulorejo air banjir belum surut dan trend naik. Tak hanya merendam empat desa di dua kecamatan, air hujan juga menerjang sebuah jembatan di Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

“Jembatan penghubung antar Dusun di Desa Suru mengalami kerusakan dengan panjang 20 meter, lebar 4 meter dan tinggi 3 meter. Dari tadi malam, TRC BPBD Kabupaten Mojokerto langsung melakukan proses kaji cepat di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan TNI/Polri perangkat desa setempat serta potensi relawan lainnya,” tegasnya. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar