Peristiwa

Hujan di Tengah Terik Matahari, Pertanda Apa?

Foto ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) – Warga Kampung Pababaran, Kelurahan Rongtengah, Kabupaten Sampang dikagetkan dengan hujan deras di tengah terik matahari sedang bersinar. Fenomena aneh itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB, Selasa (11/8/2020).

Kejadian langka ini oleh sebagian penduduk di pulau garam ditafsirkan sebagai sebuah tanda. Jika ada hujan saat panas matahari diyakini akan terjadi perselisihan atau pertengkaran. Tetapi, mitos itu berbeda dengan di daerah lain. Sebab, lain daerah menyebutkan jika ada hujan saat panas matahari yakni ada kuntilanak sedang melahirkan.

“Saya kaget karena hujan deras mendadak, padahal kami belum sempat mengamankan jemuran pakaian,” kata Matus (26) warga setempat.

Matus juga mengatakan, terkait mitos jika terjadi hujan saat panas matahari merupakan pertanda adanya pertengkaran. Semua itu, menurut ibu muda tersebut hanyalah mitos atau penafsiran saja, boleh percaya atau tidak.

“Kalau masalah mitos kami sendiri kurang yakin, karena turunnya hujan siang hari, sebelumnya juga pernah terjadi tetapi tidak ada kejadian pertengkaran,” imbuhnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Yatik (39) warga Kelurahan Rongtengah lainya. Bahwa hujan siang hari bukan sabagai pertanda adanya pertengkaran melainkan lebih pada fenomena alam.

“Hujan di tengah cuaca panas memang jarang terjadi, tetapi itu bukan lantas dipercaya sebagai sesuatu pertanda, kebetulan saja kalau setelah hujan panas ada orang bertengkar. Karena secara umum itu merupakan fenomena alam,” tegasnya.

Sekadar diketahui, hujan panas yang terjadi di kampung Pababaran sore tadi, sempat mengagetkan sebagian ibu rumah tangga. Sebab, banyak cucian pakaian basah lagi karena tidak sempat diamankan saat hujan panas berlangsung. [sar/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar