Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Hujan Deras, Tosari Kembali Dilanda Longsor

Pasuruan (beritajatim.com) – Kurun waktu satu bulan Kabupaten Pasuruan khususnya Kecamatan Tosari mengalami tiga kali bencana longsir. Bencana longsor yang terjadi kembali di Tosari ini diakibatkan derasnya curah hujan, Kamis (25/11)

Derasnya curah hujan yang mengguyur, tanah di tebing jalan desa Baledono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan tiba-tiba longsor pada pukul 16.00 WIB. Camat Tosari, Edy Priyanto mengatakan jika longsor hari ini merupakan ketiga kalinya.

“Ini bencana longsor besar yang ketiga kalinya. Sebelumnya minggu lalu ada dua longsor yang sempat merusak rumah warga, sisanya cuma longsor kecil, ” ujar Edy.

Tebing di desa Baledono ini ambles selebar 10 meter dengan tinggi 10 meter. Longsoran tanah menutupi seluruh badan jalan raya dan mengakibatkan akses jalan antar desa sempat tertutup. “Longsor kali ini tidak memakan korban jiwa. Hanya saja akses jalan sedikit terhambat dikarenakan material longsor menutupi jalan,” imbuhnya.

Camat Tosari mengatakan jika kontur tanah yang curam dan tidak kuat menahan resapan air hujan. Sehingga sering mengakibatkan longsor di area Tosari. “Ya gimana lagi, kemiringan tanah rata-rata hingga 90 derajad. Ditambah lagi curah hujan yang sangat deras, hal ini akhirnya mengakibatkan longsor,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris mengatakan jika kini relawan BPBD sudah diterjunkan untuk membantu warga membersihkan material longsoran tanah. “Saat ini sedang pembersihan di jalan desa Baledono,” tanggapnya. (ada/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar