Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah rumah yang terletak di Dusun Wonokerto, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto nyaris ambrol. Rumah lantai dua yang terletak di pinggir Sungai Sumber Kembar tersebut dihantam aliran sungai saat hujan deras.
Hujan deras yang terjadi pada, Selasa (14/3/2023) tersebut menyebabkan debit air Sungai Sumber Kembar cukup deras. Aliran air sungai dari wilayah Kecamatan Pacet tersebut cukup deras hingga menghantam pondasi rumah milik Susilo (47) yang berada tepat di sebelah jembatan penghubung desa.
BACA JUGA:
Longsor Tutup Jalur Trawas-Pacet Mojokerto
Lokasinya berada persis di sebelah timur Sungai Sumber Kembar, bangunan rumah megah lantai dua tersebut ambrol di sisi barat. Akibatnya, penghuni rumah yang terdiri dari pasangan suami-istri dan dua orang anak mengungsi ke rumah saudara.
Pemilik rumah, Susilo (47) mengatakan, hujan deras terjadi sekita pukul 14.00 WIB. “Kemarin karena hujannya sangat deras. Hujan belum reda, air sungai dari arah selatan sangat deras. Mengalir sangat deras, air berputar-putar di bawah jembatan ini kemudian menghantam pontasi rumah,” ungkapnya.

Masih kata bapak dua anak ini, akibatnya rumah miliknya nyaris ambrol lantaran pondasi rumah hanyut terbawa arus aliran Sungai Sumber Kembar. Tak hanya membawa pondasi rumah di sisi barat, air juga mengerus di bawah rumah hingga mencapai 1,5 meter.
“Di bagian dinding juga retak-retak, ngerusnya ke rumah sampai 1,5 meter. Sementara keluarga, anak dan istrinya saya ungsikan ke rumah orang tua tidak jauh dari sini. Tidak berani saya tinggali, saya berharap pemerintah bisa segera melakukan perbaikan tangkis,” katanya.
BACA JUGA:
Tebing Setinggi 15 Meter di Pacet Mojokerto Longsor
Sedangkan satu rumah lagi adalah milik Siti Komariyah yang berada di barat sungai di Dusun Sumber Kembar. Meski tidak mengalami kerusakan cukup b berat namun jarak antara tebing sungai dan rumah tersisa hanya 1,5 meter akibat tergerus arus aliran Sungai Sumber Kembar. [tin/suf]
Komentar