Peristiwa

Hujan Deras, Ratusan Hektar Sawah di Sumenep Terendam Banjir

Sumenep (beritajatim.com) – Ratusan hektar sawah milik petani di Desa Patean, Sumenep terendam banjir akibat guyuran hujan deras selama tiga hari berturut-turut.

Hingga Kamis (7/1/2021), air yang merendam lahan persawahan itu belum surut. Tanaman padi milik petani pun terendam. Bahkan sebagian bibit padi yang baru ditanam, hanyut.

Kepala Desa Patean, Moh. Nurullah menjelaskan, tanaman padi yang terendam banjir itu rata-rata berumur sekitar satu minggu. “Kalau air belum surut juga, maka seluruh tanaman padi yang terendam ini kemungkinan akan membusuk,” ujarnya.

Ia mengaku telah melaporkan kejadian itu kepada penyuluh pertanian Kecamatan Batuan. Ia meminta dilakukan pendataan agar petani bisa mendapatkan asuransi. “Kasihan petani merugi. Karena itu, kami berharap para petani ini bisa mendapatkan asuransi,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Tanaman Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep, Arif Firmanto mempersilahkan agar para petani segera mengajukan asuransi. “Silahkan diajukan untuk mendapatkan asuransi. Nanti akan kami proses. Ya kalau tidak mengajukan, tentu saja tidak bisa mendapatkan asuransi tersebut,” katanya.

Air yang merendam sawah petani itu diduga merupakan air kiriman luapan Sungai Sarokah, Saronggi. Tidak hanya sawah, jalan utama tepat di pintu masuk Kota Sumenep juga terendam banjir. [tem/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar