Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Hujan Deras Disertai Angin Kembali Tumbangkan Pepohonan di Lamongan

Tim TRC BPBD Lamongan saat kerja bakti bersama masyarakat untuk mengevakuasi serta membersihkan batang dan ranting pohon yang tumbang di lokasi kejadian, Selasa (14/12/2021) sore.

Lamongan (beritajatim.com) – Secara beruntun, hujan deras disertai angin kencang kembali merobohkan pepohonan di Wilayah Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan. Bahkan, sejumlah atap masjid dan rumah warga juga rusak, Selasa (14/12/2021).

Hal tersebut seperti yang diungkapkan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Muhammad Muslimin. Menurutnya, peristiwa tumbangnya 3 pohon besar itu akibat hujan deras disertai angin kencang.

Insiden tumbangnya ketiga pohon besar ini, kata Muslimin, terjadi di Desa Kaliwates dan Desa Kedungmegarih, Kecamatan Kembangbahu. “Hujan deras disertai angin ini terjadi pada (Selasa) sore ini,” kata Muslimin saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/12/2021).

Pohon tumbang tersebut mengarah ke jalan raya, sehingga menyebabkan akses lalu lintas setempat terganggu. Tak hanya itu, pohon tumbang juga merusak sejumlah atap rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Pohon besar yang tumbang ini juga mengakibatkan aliran listrik padam,” imbuh Muslimin.

Oleh sebab itu, lanjut Muslimin, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lamongan telah melakukan assesment dan kerja bakti bersama masyarakat untuk mengevakuasi serta membersihkan batang dan ranting pohon yang tumbang di lokasi kejadian. “Alhamdulillah, sampai saat ini semua pepohonan yang tumbang telah dievakuasi dan aktivitas lancar kembali,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Kembangbahu Sutikno menuturkan, hujan deras disertai angin kencang di wilayahnya ini sudah ketiga kalinya dalam waktu yang singkat.

“Iya, telah terjadi hujan deras disertai angin puting beliung yang mengakibatkan sejumlah pohon besar tumbang. Selain di Desa Kaliwates dan Desa Kedungmegarih, insiden ini juga terjadi di Desa Sukosongo Kecamatan Kembangbahu,” papar Sutikno.

Sutikno menyebut, selain pohon tumbang, sejumlah atap rumah warga dan masjid juga mengalami kerusakan akibat terpaan hujan campur angin.

“Kejadian ini juga menyebabkan atap rumah rusak, genting rumah yang terbang ada 10 KK, asbes rumah yang jebol ada 6 KK, serta esbes masjid dan galfalum 2 masjid juga rusak. Lalu pohon besar yang tumbang ada 12, lokasinya di makam Desa Sukosongo,” terangnya sembari memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. [riq/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar