Peristiwa

Hujan Deras, Debit Air di Sejumlah Sungai di Mojokerto Meningkat

Petugas dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan potensi relawan lainnya membuat tanggul di Sambiroto Gg 7 Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan lebat terjadi di wilayah Kecamatan Pacet, Gondang, Jatirejo dan sekitar Kabupaten Mojokerto pada, Senin (1/2/2021). Akibat debit aliran sungai yang ada di wilayah Pacet dan Gondang terjadi peningkatan.

Khususnya di aliran Sungai Pikatan dan Sungai Brangkal. Sungai Pikatan yang memiliki panjang 22,23 km tersebut melintasi tiga kecamatan di Kabupaten Mojokerto yaitu Kecamatan Pacet, Gondang dan Jatirejo mengalami peningkatan debit air.

Sementara Sungai Brangkal yang memiliki panjang 14,89 km tersebut juga melintas di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Trowulan, Sooko di Kabupaten Mojokerto serta Kecamatan Prajurit Kulon di Kota Mojokerto. Aliran kedua sungai ini bertemu di Sungai Brantas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, sekira pukul 20.15 WIB aliran sungai di Desa Sumberjati, Kecamatan Jatirejo terjadi luapan. “Luapan aliran sungai meluber ke jalan desa,” ungkapnya, Selasa (2/2/2021).

Masih kata Zaini, kondisi yang sama juga terjadi di Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang. Air banjir disertai tanah longsor sempat masuk ke beberapa rumah warga karena curah hujan yang sangat tinggi di wilayah Kecamatan Pacet, Gondang dan Jatirejo.

“Namun sekira pukul 21.47 WIB, air di Desa Begagalimo Kecamatan Gondang dan Desa Sumberjati Kecamatan Jatirejo surut. Sementara air menuju ke utara terjadi peningkatan debit air, seperti di Sungai Pikatan dan Sungai Brangkal. Aliran Sungai Brangkal meluber di jalan Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko,” katanya.


Mengingat kedua aliran sungai tersebut bertemu di Sungai Brantas sehingga BPBD Kabupaten Mojokerto dan pihak Perum Jasa Tirta berkoordinasi untuk pengondisian pintu air di Rolak Songo Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

“Hasil pemantauan di Pintu Air Rolak 9 Lengkong, sekira pukul 21.00 WIB TMA Waduk Rolak 9:17.84 meter dengan total debit (outflow) : 409,71 m3/detik dan 9 pintu di buka semua dengan masing-masing pintu tinggi bukaan 110 cm. Sekira pukul 22.00 WIB, TMA Waduk Rolak 9:17.85 meter,” jelasnya.

Total debit (outflow) : 444,39 m3/detik, 9 pintu dibuka semua dan masing- masing pintu tinggi bukaan 120 cm. Sekira pukul 23.00 WIB, MA Waduk Rolak 9: 17.82 meter, gotal debit (outflow) : 546,12 m3/detik, 9 pintu dibuka semua dan masing-masing pintu tinggi bukaan 150 cm.

“Sekira pukul 24.00 WIB, TMA Waduk Rolak9: 17.82 meter, total debit (outflow) : 579,99 m3/detik, 9 pintu dibuka semua dan masing-masing pintu tinggi bukaan 160 cm. Alhasil, kondisi Sungai Pikatan dan Sungai Brangkal cenderung mengalami penurunan debit air,” terangnya.

Zaini menambahkan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada saat hujan turun dengan intensitas tinggi dan lama. Pasalnya, bulan Februari curah hujan memasuki puncaknya. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar