Peristiwa

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Mojokerto, 2 Bangunan Hancur

Tempat usaha pembuatan genting milik Abdul Rokim (63) yang rata dengan tanah. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Angin kencang dan hujan deras terjadi di Dusun Mojokerep, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat (1/11/2019). Akibatnya, dua tempat usaha pembuatan genting rata dengan tanah.

Tak hanya meratakan dua tempat usaha pembuangan genting, angin juga menyapu empat rumah. Setelah angin kencang, hujan turun dengan deras yang membuat warga panik. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto langsung terjun ke lokasi.

Salah satu pemilik usaha pembuatan genting, Abdul Rokim (63) mengaku, tidak tahu persis kejadiannya. “Saya tidur di depan, saya kesitu tadi mau memasukkan ayam ke kandang ternyata ada angin kencang dan hujan deras,” katanya.

Masih kata Abdul Rokim, angin menyebabkan tempat usaha pembuatan genting dengan luas 8 meter x 13 meter miliknya rata dengan tanah. Beruntung tidak ada pekerja saat kejadian, lantaran libur sehingga tidak ada orang di dalam tempat usaha pembuatan genting miliknya.

“Pas libur, hanya saya yang tidur di bawah pohon pisang. Tidak tahu tiba-tiba angin kencang dan hujan deras. Biasanya, ada tiga orang pekerja ya semua keluarga sendiri tapi ini tadi pas libur. Tidak dalam tidak ada barang berharga,” katanya.

Pemilik salah satu rumah yang atapnya tersapu angin, Ponira (60) menambahkan, angin kencang datang tiba-tiba dari arah barat dan langsung menyapu bagian rumah miliknya. “Sekitar jam 2, ada 10-15 menit. Suaranya gemuruh, saya saja takut lari ke dalam rumah,” ujarnya.

Ponira menuturkan, ia tinggal bersama anak, menantu dan cucu yang baru berusia 2 tahun. Mereka langsung masuk rumah untuk mencari perlindungan, sementara angin kencang menyapu atap rumah bagian depan rumah.

“Genting langsung jatuh setelah terkena angin kencang, tidak lama kemudian hujan turun dengan deras sekitar satu jam. Ada sekitar tiga rumah yang atapnya disapu angin kencang, tidak parah yang parah tempat usaha pembuatan genting,” tuturnya.

Salah satu petugas BPBD Kabupaten Mojokerto, Yanuar mengatakan, ada empat rumah dan dua tempat usaha pembuatan genting. “Yang parah dua tempat usaha pembuatan genting, petugas sudah di lokasi,” tegasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar