Peristiwa

Hujan dan Angin Kencang, Tiga Kelas SDN Sendir Roboh

Sumenep (beritajatim.com) – Akibat diguyur hujan deras disertai angin kencang, tiga bangunan kelas SD Negeri Sendir, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, roboh.

“Dari tiga kelas itu, dua diantaranya rusak parah. Sedangkan satu ruang lagi, kerusakannya tidak terlalu parah,” kata salah seorang guru SDN setempat, Iriyanto, Senin (28/01/2019).

Beruntung musibah tersebut tidak menimbulkan korban. Murid-murid dipulangkan lebih awal dari biasanya, ketika pihak sekolah melihat ada tanda-tanda mengkhawatirkan di dinding kelas.

“Kami memang sejak kemarin sudah khawatir kelas akan amburuk. Karena sejak tiga hari lalu, dinding bagian utara mulai retak. Karena itu, kegiatan belajar mengajar kami pindah sementara, dan anak-anak dipulangkan lebih awal. Alhamdulillah saat kelas roboh, tidak ada anak-anak di dalam,” ucapnya.

Warga melihat gedung sekolah yang roboh

Namun akibat ambruknya bangunan, satu unit motor milik salah satu guru sekolah itu tertimpa reruntuhan dan mengakami kerusakan. Saat ini, masyarakat dibantu Polsek dan Koramil setempat tengah bergotong-royong membersihkan reruntuhan bangunan.

“Kami dari pihak sekolah tentu saja berharap ada perhatian dari pemerintah daerah terkait musibah itu, agar proses belajar mengajar bisa segera kembali normal,” tuturnya.

Sebelumnya, musibah serupa juga menimpa gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pondok Pesantren Nurul Islam di Pulau Sapangkur Besar, Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken, pada Selasa (22/01/2019). Gedung sekolah dan pesantren itu rata dengan tanah. Selain itu, pada keesokan harinya, gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Aswaja, Kecamatan Batang-batang, juga roboh diterjang angin kencang. (tem/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar