Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pelestarian Kawasan Wilis

HMPI 2021: Aksi Tanam Serentak di Kediri, Nganjuk, Madiun, Tulungagung dan Ponorogo

Kediri (beritajatim.com) – Pelestari Kawasan Wilis menggelar aksi tanam secara serentak di 5 Kabupaten selingkar Wilis. Agenda bertajuk Bakti Wilis dilakukan sebagai bentuk aksi melawan perubahan iklim sekaligus memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh pada 28 November 2021.

Ketua Umum Pelestari Kawasan Wilis, Tofan Ardi mengatakan kegiatan ini bermula dari kondisi laju Deforestasi di Pegunungan Wilis yang berada di lima kabupaten ini sudah mulai mengkhawatirkan, sehingga kegiatan reforestasi melalui aksi menanam pohon ini diharapkan mampu menjadi penyeimbang, sekaligus aksi mitigasi pengurangan resiko bencana.

Puncak acara Bakti Wilis akan digelar di Kediri, 27 – 28 November 2021, bertempat di Taman Kelir, Desa Joho, Kecamatan Semen.

Ketua Panitia Bakti Wilis Kediri, Joko Suprayitno, acara puncak Bakti Wilis Kediri 2021 ini tidak sekedar seremonial belaka, melainkan bagian dari upaya mitigasi pengurangan resiko bencana hidrometrologi (banjir, tanah longsor dan kekeringan) yang selama ini terjadi di pegunungan wilis.

“Aksi ini juga dihadiri 82 Komunitas dari berbagai unsur, mulai dari Komunitas Pendaki, Mahasiswa Pecinta Alam, FPRB Kab / Kota Kediri, Pemuda Pecinta Alam hingga Komunitas Land Cruiser dari Gunung Bromo,” imbuh pria yang menjadi Ketua Pelestari Kawasan Wilis Kediri ini kepada media, Sabtu (27/11/2021).

Agenda Bakti Wilis secara serentak juga di gelar di Ponorogo, di Desa Pintu, Kecamatan Jenangan. Ketua Pelestari Kawasan Wilis Ponorogo, Abdul Qohar, Lc mengatakan bencana hidrometrologi yang terjadi di hampir seluruh dunia menjadi refleksi dan renungan untuk segera menggelar aksi Reforestasi (pemulihan hutan).

Di Madiun, acara penanaman dilakukan di lahan kritis di Desa Kare, Kec. Kare dengan titik kumpul di Basecamp Kare Ecoadventure. Di Nganjuk, Aksi yang melibatkan unsur pemuda ini digelar di sepanjang jalur pendakian Wilis via Sekartaji di Dusun Magersari, Desa Bajulan, Kec. Loceret.

Agenda serupa juga di gelar di Tulungagung, yang melibatkan unsur mahasiswa dan elemen masyarakat yang tergabug dalam Komunitas Peduli Hutan Lindung Sendang. [nm/ted].


Apa Reaksi Anda?

Komentar