Peristiwa

HMI Cabang Bangkalan Gelar Doa Bersama untuk Korban Sriwijaya Air

Mulyadi Tamsir, Mantan Ketum PB HMI

Bangkalan (beritajatim.com) – Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2016-2018, Mulyadi Tamsir diduga menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Sehingga, HMI cabang Bangkalan melaksanakan doa bersama untuk keselamatan sang mantan ketua.

Moh Thoifur Syairozi, Kabid PTKP HMI cabang Bangkalan mengatakan, doa bersama tersebut bertujuan agar seluruh korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dapat segera ditemukan.

“Doa bersama dilaksanakan di Pasarean Syaichona Kholil, kami juga mengajak seluruh anggota HMI se Bangkalan untuk turut mendoakan kanda Mulyadi,” ujaranya, Selasa (12/1/2021).

Pihaknya juga menyampaikan, sebelumnya telah melakukan salat ghaib dan doa bersama melalui Zoom yang digelar oleh PB HMI pusat. Kegiatan tersebut sudah diselenggarakan kemarin dan diikuti oleh seluruh anggota HMI se Indonesia.

“Kemarin kita juga ikut dalam salat ghaib dan doa bersama yang diselenggarakan oleh PB HMI pusat,” tambahnya.

Ia juga menuturkan, terus melakukan koordinasi dengan pihak PB HMI pusat tentang update Mulyadi Tamsir. Namun, hingga saat ini belum ada kabar ditemukannya Mulyadi, tim SAR juga belum bisa mengidentifikasi potongan tubuh korban yang ditemukan.

“Saat ini belum ditemukan, kita juga koordinasi dengan Pj Ketum PB HMI yang ada di bandara Soetta dari tadi malam,” ucapnya.

Diketahui, Mulyadi Tamsir beserta keluarga masuk dalam daftar penumpang Sriwijaya Air SJ 182. Ia bersama keluarga rencananya hendak pulang kampung ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Jumat (9/1/2021). Namun, baru beberapa menit lepas landas, pesawat hilang kontak. [sar/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar