Peristiwa

Hilang Kontak, Perahu Rombongan Pengantar Pengantin Asal Sapekan Diduga Terguling

Jalur Sumenep, Pulau Madura, menuju pulau Sailus, Sulawesi yang hanya bisa ditempuh jalur laut. (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah perahu yang berisi rombongan pengantar pengantin asal Desa Tanjung Kiaok Kecamatan Sapeken, Sumenep, dikabarkan hilang kontak. Diduga, perahu yang berisi 9 penumpang itu, terguling dan tenggelam.

Seperti diungkapkan Asnawi, petugas Basarnas Surabaya, laporan yang didapat bermula pada hari Selasa (18/2/2020) lalu, rombongan pengantar pengantin yang berjumlah sembilan orang itu hendak pulang menuju Pulau Sapekan dari Pulau Sailus menggunakan perahu ‘Surgaku’. “Tapi setelah perjalanan beberapa jam, perahu hilang kontak dan tidak ada kabar sampai hari ini,” ungkapnya, Sabtu (22/2/2020).

Meski kini laporan atas hilangnya perahu ‘Surgaku’ telah masuk ke Basarnas, namun pihaknya belum menerima data detil mengenai manifes penumpang. “Data yang masuk sementara masih sembilan, tapi belum terkonfirmasi secara rinci apakah data tersebut benar atau tidak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Asnawi menjelaskan, sejauh ini laporan kehilangan belum diketahui secara pasti, apakah perahu tenggelam atau hinang. Hanya saja, Basarnas Makasar sudah mengirimkan perahu SA KN Sar Arjuna 229. (man/kun)

Berikut manifes penumpang perahu ‘Surgaku’:
1.JAMIK 33 tahun, Nakhoda
2.RIJAU 52 tahun,
3.HAUWA 50 tahun,
4.FIRMAN 26 tahun,
5.SAILAN 15 tahun,
6.HASIANA 21 tahun
7.PATI 48 tahun
8.SULEMAN 30 tahun
9.BACO 51 tahun

Apa Reaksi Anda?

Komentar