Peristiwa

Hilang di Tuban, Ketemu di Gresik

Tim Sar Gabungan saat melakukan pencarian petani yang hilang di Bengawan Solo.

Tuban (beritajatim.com) – Setelah dilakukan pencarian selama empat hari, Munasir (53), petani warga Desa Kedungharjo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban yang dinyatakan hilang akibat terseret arus Sungai Bengawan Solo akhirnya ditemukan, Sabtu (6/2/2021).

Petani yang hilang saat membuat jalan air dengan cara menjebol tanggul Bengawan Solo di desa itu ditemukan di lokasi pengeboran minyak lepas pantai yang ikut wilayah Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik. Saat ditemukan petani tersebut sudah meninggal.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, pencarian terhadap Munasir dilakukan oleh tim Sar gabungan dari berbagai unsur. Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet. Juga dilakukan pencarian dengan cara menyelam di sekitar titik lokasi hilangnya korban.

“Hari sejak pukul 06.30 WIB, tim gabungan melakukan pencarian mulai dari bendung gerak Simorejo -Laren sampai perbatasan Kabupaten Gresik. Tim kemudian mendapatkan informasi ada penemuan mayat di lokasi pengeboran minyak lepas pantai Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik,” terang Kapolsek Widang AKP Totok Wijanarko.

Tim Gabungan saat melakukan pengecekan jenazah korban di rumah sakit Gresik.

Dari informasi itu, tim gabungan lansung melakukan pengecekan. Setelah jenazah korban dievakuasi dengan alat berat, kemudian tim memastikan apakah mayat itu petani Tuban yang hilang atau bukan.

“Saat ditemukan, korban sudah meninggal. Dari hasil pencocokan itu ternyata benar bahwa mayat yang ditemukan adalah Munasir,” tambahnya.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik untuk penanganan lebih lanjut. Korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. “Saat ini korban sudah dimakamkan,” pungkasnya. [mut/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar