Peristiwa

Hilang 3 Hari, Pemuda Tuban Ditemukan Sudah Mengapung

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Desa Kedungrojo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki bertubuh besar yang posisinya mengapung di sungai saluran irigasi di desa setempat.

Dari hasil penyelidikan dan idenfikasi mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di sungai saluran irigasi tersebut diketahui bernama Ervin Meiriyanto (28), pemuda asal Desa Prambon Wetan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

Korban diketahui sudah hilang dari rumah sejak tiga hari terakhir dan menjadi pencarian oleh keluarganya.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, mayat laki-laki yang masih menggunakan pakaian lengkap itu pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang hendak pergi ke sawah. Pada saat melintas di pinggir sungai tersebut, petani bernama Sukadi itu mengetahui jika terdapat korban dalam posisi tengkurap.

“Saksi yang mengetahui ada mayat mengapung itu langsung meminta bantuan warga lain untuk melakukan pengecekan. Saat dicek ternyata korban itu sudah meninggal dunia dan sudah mengeluarkan bau busuk,” terang IPTU Wahyu Dwi W, Kapolsek Plumpang, Polres Tuban.

Mendapati bahwa benda yang mengapung di sungai beraama tumpukan sampah itu adalah sesosok mayat, warga langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian Polsek Plumpang, Polres Tuban. Sehingga petugas yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi untuk mengamankan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Untuk melakukan proses evakuasi terhadap mayat yang ditemukan mengapung di sungai itu, pihak kepolisian meminta bantuan dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban. Tim dari BPBD yang datang di lokasi secara bersama-sama langsung mengangkat jenazah pemuda tersebut dari dalam sungai irigasi tersebut.

“Berdasarkan pemeriksaan dari tim medis Puskesmas Plumpang, korban meninggal itu tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan. Dan sesuai keterangan dari pihak keluarga yakni ayah korban bahwa korban mempunyai latar belakang penyakit Epilepsi sejak masih anak-anak. Setelah dilakukan evakuasi korban diserahkan pada pihak keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, terkait dengan hilangnya korban itu Kasmuri yang merupakan salah satu perangkat desa Desa Prambonwetan, Kecamatan Rengel, Kabupatan Tuban menyatakan bahwa korban merupakan pecinta sepeda tua. Selama ini sering bepergian memakai sepeda dan sudah tiga hari terakhir ini korban hilang dari rumah.

“Sejak hilang tiga hari lalu sudah dilakukan pencarian, dan tadi pagi orang tua korban mencarinya ke Surabaya. Tapi baru sampai Gresik menerima kabar anaknya ditemukan dan langsung kembali ke rumah,” terang Kamuri, Kadus Gading, Desa Prambonwetan, Kecamatan Rengel, Tuban.[mut/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar