Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Hilal Tidak Berhasil Dirukyat di Bukit Wonocolo Bojonegoro

Foto ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Hasil Rukyatul Hilal yang dilakukan oleh Badan Hisab Rukyat (BHR) Bojonegoro di menara Rumah Singgah Bukit Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro menunjukan hilal tidak berhasil dirukyat (hilal tidak terlihat), Jumat (1/4/2022).

Selama proses Rukyatul Hilal, kondisi cuaca terpantau berawan/mendung. Kegiatan Rukyatul Hilal awal Ramadan 1443 Hijriah itu dilakukan dengan ketinggian tempat 298 meter di atas permukaan laut. Dengan matahari terbenam pukul 17.40 WIB dan hasil rukyat hilal tidak terlihat.

“Penentuan melihat dimulai pukul 17.40 WIB dan ada toleransi tambahan 10 menit. Tapi setelah ada tambahan waktu, hilal belum terlihat,” ujar Ketua BHM Bojonegoro Muhammad Tuhri.

Sementara diketahui, dari surat resmi PWNU Jatim menyebut, dari 29 titik lokasi yang melakukan Rukyatul Hilal hasilnya hilal tidak berhasil dirukyat. Dengan demikian, maka bulan Sya’ ban 1443 Hijriah digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).

Hal tersebut dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk mengikhbarkan bahwa tanggal 1 Ramadan 1443 Hijriah bertepatan dengan Minggu/Ahad, 3 April 2022 Masehi (mulai Sabtu malam Ahad). [lus/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar