Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Hewan Kurban Tak Diharuskan Disembelih di RPH Pasuruan, Begini Prosedurnya

Pasuruan (beritajatim.com) – Meluasnya wabah penyakit kulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Pasuruan membuat Dinas Peternakan dan Kesehatan membuat aturan dalam penyembelihan hewan kurban. Hal ini mengingat telah ditetapkannya Idul Adha 2022 pada tanggal 10 Juli 2022 mendatang.

Dalam aturan ini Pemkab Pasuruan masih membolehkan masyarakat menyembelih hewan kurban di lingkungannya masing masing. Namun, harus menerapkan prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan.

Pada surat yang diterbitkan Pemkab Pasuruan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan ada 10 prosedur yang harus dijalankan. Salah satunya yakni harus menyediakan tempat khusus atau isolasi kepada hewan kurban yang diduga terkena PMK.

“Gak harus disembelih di rumah pemotongan hewan jika mau berkurban. Ada 10 prosedur yang harus dilakukan jika ingin menyembelih hewan kurban di lingkungan rumah,” kata Fia Kabid Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Jumat (01/07/2022).

Tak hanya prosedur penyembelihan dan lingkungan penyembelihan hewan kurban di lingkungan sekitar. Dalam aturan tertulis juga di jelaskan terkait kewajiban panitia kurban.

Salah satunya yakni panitia hewan kurban harus mendistribusikan daging kurban kurang dari 5 jam. Dan jika terdapat hewan kurban yang diduga sakit harus dilaporkan ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

“Panitia kurban juga mempunyai kewajiban yang harus benar-benar dijaga. Jika nanti masyarakat menemukan hewan kurban yang diduga terkena penyakit harus melapor ke Dinas,” lanjut Fia. (ada/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar