Peristiwa

Henry J Gunawan Meninggal Dunia di Rutan Medaeng

Surabaya (beritajatim.com) – Henry J Gunawan terpidana kasus pemalsuan surat nikah yang dihukum tiga tahun penjara ini meninggal dunia di Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng Surabaya, Sabtu (22/8/2020). Henry dikabarkan meninggal pukul 19.15 Wib akibat serangan jantung.

Kepala Rutan Medaeng (Karutan) Surabaya Handanu membenarkan kabar tersebut, namun dia belum menjelaskan secara detail terkait kronologis meninggalnya Henry. “Nanti saja saya kirim kronologis lengkapnya, ini masih disusun,” ujar Handanu saat dikonfirmasi lewat telepon selulernya.

Hal senada juga diungkapkan Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Medaeng Ahmad Nuri Duka. Melalui pesan Whatsaapnya, Duka menjawab secara singkat terkait kabar meninggalnya Henry. “ Njih mbak,” jawabnya singkat.

Sementara mantan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara Henry yakni Ali Prakoso juga membenarkan meninggalnya Henry. “Iya (Henry menjnggal) kena jantung,” ujarnya.

Mantan pengacara Henry yakni Kosasih juga membenarkan kabar meninggalnya Henry. “Iya benar,” ucapnya singkat. Henry dihukum tiga tahun penjara oleh majelis hakim PN Surabaya dalam kasus pemalsuan surat nikah. [uci/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar