Peristiwa

Heboh Temuan Botol Anggur Diduga Peninggalan Belanda di Ngawi

Ngawi (beritajatim.com) – Warga Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi digemparkan oleh temuan botol minuman kuno yang diduga peninggalan masa Belanda.

“Warga pun banyak mengkonfirmasi botol keramik kuno tersebut ke rumah,” kata Harno, salah satu perangkat desa yang menemukan benda itu, Rabu (3/3/2021).

Harno mengatakan tak sengaja mendapatkannya. Bermula ketika dia tengah membantu kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) bersama petugas pertanahan di desanya. Saat pengukuran berada di lahan-lahan pinggir sungai, masuk wilayah Dusun Wonokerto, Desa Karanggupito, terdapat tabung tergeletak di tepi sungai.

“Bentuknya silinder, panjang sekitar 30 centimeter warna coklat, saya dekati dan ambil, malah terasa berat. Ternyata terbuat dari keramik,” ungkap Harno.

Benda itu diduga peninggalan Belanda, melihat di bagian luar terdapat tulisan Ervens Lucas Bols Het Lootsje Amsterdam 1 Liter dan huruf M di bagian bawahnya. Apalagi, menurut Harno, sebelum kemerdekaan, banyak keluarga Belanda tinggal di Karanggupito.

“Bahkan saat saya kecil dulu, pernah ada yang menemukan selongsong bekas. Cerita turun-temurun memang Dusun Wonokerto, Desa Karanggupito, di zaman Belanda jadi tempat pembuatan amunisi,” ungkapnya.

Konon, botol keramik tersebut dibuat sekitar tahun 1778. Biasanya untuk menyimpan minuman anggur hasil fermentasi atau gin. Gin adalah minuman beralkohol yang dibuat dengan cara menyuling ekstrak fermentasi biji-bijian.

Harno mengaku belum tahu akan diapakan benda itu. Namun, untuk saat ini dia masih menyimpan botol keramik tanpa tutup itu, karena bentuknya yang unik. “Saya juga suka barang kuno, jadi keramik itu saya bawa pulang untuk saya simpan,” tandas Harno.(asg/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar