Peristiwa

Heboh Fenomena Awan Berbentuk Mata Raksasa di Langit Kediri, BMKG : Jejak Pesawat

Kediri (beritajatim.com) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda akhirnya mengeluarkan hasil kajian terhadap fenomena munculnya awan berbentuk mata raksasa atau cincin di langit Kediri, Jawa Timur. Berikut hasilnya.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kediri Saifudin Zuhri mengatakan, dari laporan yang dikirimkan, pihaknya telah menerima hasil kajian BMKG. Menurut lembaga pemerintah non departemen tersebut, fenomena awan aneh di Kediri terjadi karena jejak pesawat.

“Hasil kajian BMKG adalah contrail (jejak kondensasi) adalah jejak uap air terkondensasi yang muncul dari sisa pembakaran mesin pesawat. Apabila uap air tersebut menabrak udara dingin uap air itu berubah menjadi kristal-kristal es yang meninggalkan jejak awan salju putih,” jelas Saifudin Zuhri.

Jejak kondensasi dapat terlihat dalam waktu beberapa detik atau menit, atau bahkan berjam-jam, bergantung pada kondisi atmosfer.

Pagi hari di awal bulan Desember 2020, masyarakat di Kediri, Jawa Timur dihebohkan dengan fenomena alam di langit. Fenomena aneh itu berupa awan berbentuk cincin atau lebih menyerupai mata satu berukuran besar. Gambar awan aneh itu terekam kamera ponsel sejumlah warga.

Karena dianggap peristiwa langka, foto-foto maupun video penampakan awan tersebut diabadikan. Sementara itu, dari foto maupun video yang beredar di grup-grup whatsapp, ada sebuah foto yang terlihat sangat jelas.

Di foto menampakkan tekstur awan aneh tersebut yang menyerupai bentuk ‘mata raksasa’. Bulatan oval itu dikelilingi oleh awan yang mirip dengan kerak tanah kerika mengalami kekeringan. Fenomena ini pun menuai reaksi yang beragam. [nm/ted].



Apa Reaksi Anda?

Komentar