Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Hari Santri Nasional 2021, Lamongan Gelar Beragam Lomba

Kepala Kemenag Lamongan, H Fausi saat di ruang kerjanya

Lamongan (beritajatim.com) – Kemenag Kabupaten Lamongan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar beragam kegiatan lomba dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 yang mengusung tema ‘Santri Siaga Jiwa dan Raga’.

Lomba yang digelar ini meliputi lomba pidato, Musabaqah Qiroatil Kutub (MQK), dan lomba mars hari santri. Untuk pendaftarannya dimulai pada 11 Oktober hingga 18 Oktober 2021. Sedangkan untuk pelaksanaannya secara online dan offline.

Kepala Kemenag Lamongan Fausi mengatakan, selain untuk menyemarakkan HSN 2021, beragam lomba juga ditujukan untuk meningkatkan kreatifitas dan bakat santri di Kabupaten Lamongan. “Lomba ini akan memberikan kesempatan bagi santri dan putra putri terbaik di Lamongan untuk mengekspresikan bakat, pemikiran dan karya mereka, utamanya yang berkaitan dengan kepesantrenan,” ujar Fausi saat dihubungi, Minggu (17/10/2021).

Mengenai lomba pidato, Fauzi menuturkan, peserta merupakan perwakilan lembaga non formal atau pesantren di Lamongan yang berusia 13 sampai 18 tahun dan dibuktikan dengan akte kelahiran. Lalu pidato disampaikan melalui video maksimal 7 menit yang diunggah di Instagram dengan tagar #HSNLMG2021 dan format yang telah ditentukan oleh panitia.

Sementara untuk lomba MQK, setiap pesantren bisa mengirimkan lebih dari 1 peserta, yang didaftarkan melalui online dengan menyertakan data persyaratan ke panitia untuk diverifikasi. Dalam lomba ini, peserta membaca materi dari kitab hadits Bulughul Marom, dengan pilihan bab sholat, zakat, dan puasa secara online. Lalu diunggah di akun IG masing-masing dengan durasi 5 menit, serta format dan tagar yang ditentukan.

“Untuk babak finalnya nanti yang dibaca adalah bab haji, buyu’ (jual beli), dan nikah. Bukan hanya membaca, tapi peserta juga harus mampu memahami dan menjelaskan tekstual hadits, sanad, asbabul wurud, ilmu alatnya, serta relevansinya dengan ilmu fiqih,” terang Fausi.

Selanjutnya untuk lomba mars hari santri, peserta adalah siswa siswi dari SMP, MTs, SMA, SMK dan MA baik yang swasta maupun negeri di Lamongan. Satu tim paduan suara terdiri dari 10 anak, lalu tim mengirimkan video itu ke email panitia untuk dinilai.

“Hasil penilaian masing-masing lomba diumumkan pada 19 Oktober 2021. Pelaksanaan finalnya pada 21 Oktober di Gedung Pemkab Lamongan. Peserta final harus bawa akte dan ijazah terakhir. Nanti akan diambil juara 1, 2 dan 3, serta juara harapan yang diberi piala, piagam, dan uang pembinaan,” jelasnya.

Sebagai informasi, hingga hari ini peserta yang telah mendaftar dalam lomba pidato ada 9 peserta, untuk lomba MQK 19 peserta, dan lomba mars hari santri ada 3 tim dari lembaga yang berbeda. Diperkirakan pada batas akhir pendaftaran tanggal 18 Oktober 2021, peserta lomba akan lebih banyak lagi.

Selain lomba, pada HSN 2021 di Lamongan ini juga diselenggarakan Wisuda Tahfiz Alquran bagi peserta penghafal yang lulus ujian tahfiz, pada Jumat (22/10/2021) di Pendopo Lokatantra. Serta pameran produk pesantren ‘One Pesantren One Product’ pada Minggu (24/10/2021), di sekitar Alun-alun Lamongan. [riq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar