Peristiwa

Hari Keempat, Identitas Mayat Mr X di Bukit Jamur Belum Terungkap

foto/ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Hingga hari keempat mayat Mr X (Tanpa Identitas) yang ditemukan tewas mengapung di kawasan Bukit Jamur Kecamatan Bungah, Gresik belum terungkap. Saat ditemukan kondisinya terikat pada kaki dangan tangan. Mayat dengan jenis kelamin laki-laki itu, mengapung disekitar lokasi bekas galian tanah dikawasan tersebut.

Faktanya, lokasi penemuan mayat Mr. X tersebut tidak bisa diakses sembarang orang. Maklum, terdapat aktifitas proyek galian yang dipenuhi alat berat dan puluhan truk. “Yang boleh masuk hanya pekerja dan warga sekitar saja. Pengunjung dari luar wajib lapor dan menyertakan surat izin,” ujar petugas keamanan yang enggan disebut namanya, Senin (2/11/2020).

Lokasi TKP penemuan mayat tersebut. Akses pintu masuk utama cukup jauh. Dari pintu masuk masih sekitar 1,5 kilometer lagi. Jarang ada aktifitas warga karena memang kawasan proyek tambang.

Namun, untuk menuju lokasi penemuan bisa juga melalui jalan lain. Sebab, ada banyak jalan kecil dan setapak. Tapi, aksesnya terbatas hanya warga sekitar yang tahu.

Lokasi tersebut sempat diisolasi dari berbagai aktifitas. Sewaktu pihak kepolisian berupaya mencari barang bukti dari peristiwa tragis tersebut. “Sempat diberi garis polisi, tapi saat ini sudah beroperasi normal,” ungkap petugas keamanan yang berjaga di lokasi galian.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga mengaku masih melakukan penyelidikan mendalam tentang peristiwa tersebut. “Masih lidik mas, serta menunggu hasil otopsi dari pihak medis. Jadi mohon waktunya,” katanya.

Alumnus Akpol 2007 itu juga belum bisa memaparkan penyebab kematian korban. Meskipun diduga kuat bahwa jasad tersebut hasil dari tindak kejahatan. “Apakah ada unsur penganiayaan atau penyebab lain. Kamk belum bisa memastikan, termasuk motif dari pelaku. Kendati demikian kami terus berupaya menggali bukti dan petunjuk. Mohon waktunya untuk proses lebih lanjut,” tandasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar