Peristiwa

Hari ke-4, Pencarian Korban Perahu Tenggelam Diperluas Hingga Rolak Songo

Tim SAR sedang menyisir Sungai Brantas menggunakan perahu karet guna mencari korban perahu tenggelam yang belum ketemu, Rabu (4/3/2020). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian korban perahu tenggelam yang hingga hari ke-4 masih menyisakan satu orang. Pencarian pada Rabu (4/3/2020) ini diperluasa hingga pintu air Rolak Songo, Kabupaten Mojokerto.

Kepastian itu dilontarkan Komandan Tim SAR gabungan Novix Heriyadi. Satu korban yang belum ditemukan atas nama Anista Sugandis atau Anis (18), warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.

“Hari ini kita kembali melakukan penyisiran. Pencarian diperluas hingga ke Pintu Air Rolak Songo. Mudah mudahan pencarian berjalan lancar dan korban bisa ditemukan,” kata Novix.

Novix menjelaskan, ada dua SRU (Search and Rescue Unit) yang dikerahkan untuk melakukan penyisiran di Sungai Brantas dengan menggunakan perahu karet. “Kendala tetap sama dengan kemarin, arus sungai cukup deras dan debit air juga meningkat,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, perahu penyeberangan Sungai Brantas mengalami kecelakaan pada Sabtu (29/2/2020) sekira jam 22.00 WIB. Perahu berisi 5 penumpang dan 1 pengemudi serta tiga sepeda motor. Perahu berangkat dari Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk, menuju Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.

Di tengah perjalanan mesin perahu tiba-tiba mati karena arus deras. Perahu hanyut ke arah utara, kemudian penumpang menyelamatkan diri dengan menceburkan diri ke sungai. Dua orang berhasil selamat, sedangkan empat korban lainnya dalam pencarian. Dua korban selamat adalah Feriansyah (25), warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patinrowo, Nganjuk dan Sukar (55), warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Pencarian hari kedua, Senin (2/3/2020), tim SAR menemukan dua jenazah korban di penyeberangan Desa/Kecamatan Megaluh atau delapan kilometer dari lokasi kejadian. Hasil identifikasi, dua jenazah itu masing-masing Serda Dadang Agung Wicaksono, warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patianrwo, Nganjuk, dan Surip (45), warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.

Pencarian hari ketiga, Tim SAR menemukan jasad perempuan di penyeberangan Sungai Brantas Desa/Kesamben, Jombang, Selasa (3/3/2020). Hasil identifikasi, korban adalah Lutvia Dwi Septina atau Septi (23), warga Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh. Dengan demikian, masih ada satu korban yang hilang, yaitu Anista Sugandis atau Anis (18), warga asal Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar