Peristiwa

Harga Masker Naik Jadi Rp 5 Ribu Per Biji

Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah warga mulai mengaku kesulitan mendapatkan masker di tengah merebaknya kasus penyebaran virus corona alias Covid-19 yang terjadi di Indonesia, tidak terkecuali di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Kelangkaan tersebut terjadi menyusul penyebaran kasus Covid-19 yang juga berdampak pada ketersediaan stok masker di sejumlah apotek maupun fasilitas kesehatan lainnya. Sekalipun untuk wilayah Madura, dan sekitarnya. Kelangkaan stok masker terjadi sebelum kasus Covid-19 meluas.

“Sebenarnya ada beberapa ketersediaan masker di sejumlah apotek, tetapi harganya jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Awalnya harga masker sebesar Rp 1 ribu per biji, sekarang naik menjadi sebesar Rp 5 ribu per biji,” kata salah satu warga di Pamekasan, Wasilah, Minggu (22/3/2020).

Saat ini sudah diberlakukan himbauan agar masyarakat tinggal di rumah demi mengantisipasi dan meminimalisir penyebaran Covid-19. “Sebagai langkah antisipatif, mungkin alangkah baiknya pemerintah meningkatkan produksi masker, untung-untung gratis. Apalagi banyak orang mengeluh pada tingginya harga,” ungkapnya.

“Memang saat ini kami juga mengikuti himbauan dari pemerintah dengan lebih banyak tinggal di rumah, tetapi selama ini kami sudah terbiasa menggunakan masker jauh sebelum adanya kasus corona. Sebab kalau masker lain tidak biasa,” jelasnya.

Sebelumnya Polres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari juga menyatakan kelangkaan masker di sejumlah apotek di Pamekasan terjadi akibat minimnya pengiriman dari pusat. Bahkan juga dipastikan hal tersebut bukan akibat diborong warga apalagi ditimbun seperti di daerah lain. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar