Peristiwa

Harga Jatuh, Peternak Bagikan Telur ke Pemulung di Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Harga telur di pasaran merosot hingga Rp 14 ribu per kilo. Terjunnya harga membuat peternak ayam petelur asal Gresik menjerit. Imbasnya, telur yang semula diperjualbelikan malah dibagi-bagikan ke pemulung dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Supardi (56) peternak telur menuturkan, selama seminggu ini, istrinya bersama tiga putrinya berkeliling di Kota Gresik mencari pemulung sambil membawa ratusan kilogram telur yang dikemas plastik.

“Harga telur terus merosot tajam. Biasanya harga normal Rp 20 ribu per kilo. Tapi saat ini malah menyentuh Rp 14 ribu perkilonya,” tuturnya, Minggu (5/09/2021).

Menurutnya, aksi bagi-bagi telur ini juga untuk membantu para pemulung serta pekerja jalanan di Gresik. Pasalnya, telur yang memiliki kandung protein tinggi sangat diperlukan bagi tubuh untuk meningkatkan imunitas. Terlebih lagi, pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih berlaku.

“Hikmah di balik ini juga untuk membantu para pemulung serta pekerja jalanan yang setiap harinya mencari rejeki meski ada PPKM,” paparnya.

Ia menambahkan, ada 100 kilogram telur yang dibagikan. Semua telur tersebut dibagikan sampai habis sambil berkeliling Kota Gresik.

“Telur saya bagikan sampai habis niat saya menolong para pemulung, tukang becak maupun pekerja sapu jalanan. Selain diberi telur mereka juga mendapat uang Rp 50 ribu,” imbuhnya.

Bagi-bagi telur di pemukiman pemulung cukup membantu para warga. Pasalnya, Supardi yang datang bersama istrinya. Para ibu-ibu yang tengah bersantai bersama anaknya sempat bertanya-tanya. Tapi setelah telur diberikan, warga lain satu per satu keluar menyambut bungkusan telur yang dibagikan itu.

Minah (50) salah seorang pemulung di Jalan Brotonegoro Perum GKB mengaku senang mendapat telur. Sebab, perempuan yang sudah puluhan tahun memulung itu sangat membutuhkan kebutuhan pokok seperti makanan.

“Senang sekali, ini semua dapat satu satu telur gratis dengan jumlah banyak,” pungkasnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar