Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Hanyut di Sungai Brantas Mojokerto, Ditemukan di Porong Sidoarjo

Korban Wawan (mengenakan jaket) usai ditemukan warga di sungai Desa Jabon, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang penyandang disabiltas dilaporkan hilang karena hanyut terbawa arus Sungai Brantas di bawah jembatan Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Beruntung korban berhasil ditemukan dan dievakuasi warga di wilayah Desa Jabon, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Kapolsek Ngoro, Kompol Subiyanto mengatakan, pihaknya mendapat laporan sekira pukul 10.00 WIB ada orang hilang di Jembatan Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro. “Setelah kita ke TKP, memang bener ada orang penyandang disabilitas hanyut di Sungai Brantas,” ungkapnya.

Korban atas nama Wawan (40) dilaporkan hilang karena hanyut terbawa arus Sungai Brantas di bawah Jembatan Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro. Pria asal Dusun Jetak, Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto tersebut diketahui terbawa arus sekitar pukul 10.00 WIB.

“Awalnya, korban datang ke lokasi dengan membawa sepeda motor khusus yang sudah dimodifikasi dan terdapat sespan untuk mandi. Sebelum mandi, dia itu sempat dikasih kopi oleh warga, karena kasihan. Selesai minum kopi, yang memberikan disuruh pergi karena dia mau buang air besar,” katanya.

Saat hendak buang air besar, lanjut mantan Kapolsek Trowulan, korban terpeleset. Karena terpeleset, korban naik ke vallet kayu yang dibawa. Kapolsek menjelaskan, sekitar 500 meter, ada dua warga yang berada di sekitar sungai melihat korban terapung di atas Sungai Brantas.

“Ketika itu tangan korban terlihat seperti berenang. Setelah itu, saya berkoordinasi dengan BPDB (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Mojokerto dan Provinsi Jatim untuk segera melakukan pencarian. Juga berkoordinasi dengan yang ada di wilayah Porong, Sidoarjo,” jelasnya.

Sekira pukul 16.00 WIB pihaknya mendapat informasi jika korban ditemukan warga. Dengan melempar tali ke arah korban yang terapung di sungai tepat di Desa Jabon, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Korban ditemukan dalam kondisi selamat.

“Alhamdulilah, sekitar pukul 16.00 WIB saya mendapat kabar korban ditemukan oleh warga dengan menggunakan tali. Kondisinya sehat sehingga saya serahkan ke pihak keluarga. Memang dia mempunyai riwayat pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Di rumah sering marah-marah, bolak-balik rumah sakit jiwa,” tuturnya.

Kapolsek menambahkan, korban mengalami disabilitas mulai umur 4 tahun. Kedua kaki korban tidak berfungsi normal sehingga korban menggunakan sepeda motor modifikasi, roda tiga. Menurutnya, vallet tersebut yang menyelamatkan korban saat korban hanyut di Sungai Brantas. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar