Peristiwa

Hama Tikus Teror Petani Tuban, Puluhan Hektar Tanaman Jagung Rusak

Tuban (beritajatim.com) – Teror serangan hama tikus dengan jumlah yang sangat banyak membuat resah para petani jagung dan juga petani padi yang berada di wilayah Desa Cendoro, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban selama awal musim penghujan tahun ini.

Akibat serangan hama tikus yang hampir terjadi setiap malam hari itu membuat puluhan hektar tanaman jagung di wilayah desa itu mengalami kerusakan parah dan banyak yang tumbang. Hal itu membuat para petani jagung terancam mengalami gagal panen dan mengalami kerugian.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, hama tikus yang ada di desa tersebut mulai menyerang tanaman jagung sejak sekitar 15 hari terakhir. Yang mana sebelumnya tikus-tikus sawah itu menyerang tanaman padi sebelum dilakukan panen beberapa waktu lalu.

“Tikusnya itu mulai nyerang kalau habis magrib dan jumlah langsung sangat banyak. Jadi kalau mau membasmi sendirian itu malah takut,” ujar Pujiono (48), salah satu petani jagung asal Desa Cendoro, Kecamatan Palang, Tuban, Kamis (30/1/2020).

Tikus-tikus dengan ukuran yang cukup besar itu langsung merusak tanaman jagung mulai dari batangnya bagian bawah. Sehingga jagung yang telah di serang tikus sawah itu langsung tumbang dan dipastikan mati dan sulit untuk diselamatkan kembali karena batangnya patah.

“Milik saya itu empat petak sekitar satu hektar rusak semua. Karena diserang dari batang pohonnya hingga roboh semua,” tambahnya saat berada di area ladang tanaman jagung itu.

Akibat banyaknya tanaman jagung yang rusak dan roboh di tanah itu terpaksa harus diambil dan ditebang untuk dijadikan sebagai pakan ternak. Pasalnya jika dibiarkan saja kemungkinan jagung yang sudah roboh dan batang pohonnya nyaris putus itu sulit untuk bisa tumbuh baik.

“Ya terpaksa harus diambil yang sudah roboh itu untuk pakan ternak. Kalau dibiarkan ya percuma,” pungkasnya.

Sementara itu, Ahmad Fadlori, selaku petugas Pengamat Hama di Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban itu menyatakan bahwa dari hasil pendataan terdapat sekitar 30 hektar tanaman jagung yang sudah rusak. Jumlah tersebut merupakan data awal yang sudah dilaporkan ke pihak pemerintah.

“Serangan hama ini sudah terjadi sekitar 15 hari terakhir, dan ini sebelumnya adalah tikus sawah. Karena padinya sudah panen, kemudian tikusnya menyerang tanaman jagung. Saya lihat memang ini parah sekali,” ujar Ahmad Fadlori, petugas Pengamat Hama saat berada di lapangan.[mut/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar