Peristiwa

Haluan Terlalu ke Kanan, Pikap Tabrak Pengendara Motor

foto/ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Untuk kesekian kalinya kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) kembali terjadi di wilayah hukum Polres Gresik. Kali ini, kecelakaan melibatkan kendaraan pikap yang tidak dikenal menabrak dua pengendara motor yang satu berboncengan. Tepatnya di Jalan Raya Desa Semampir Cerme, Gresik.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka kritis setelah ditabrak oleh kendaraan pikap. Korban adalah Rivalda Ilham Hermawan (20), Nur Kholiq (28), dan Agung Prastio (21) ketiganya warga asal Cerme, Gresik.

Kronologis laka lantas ini berawal saat mobil pikap yang belum diketahui nopolnya. Berjalan dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. Sewaktu melintas di Jalan Raya Desa Semampir Cerme Gresik, bermaksud mendahului dari sisi sebelah kanan kendaraan truk gandeng nopol L 8445 UI yang dikemudikan Ali Muchsin.

Saat hendak mendahului, pengemudi kendaraan pikap yang tidak dikenal itu mengambil haluan terlalu ke kanan melewati marka jalan. Ditambah posisinya belum aman. Sehingga, menabrak motor Suzuki GSX R 150 nopol PW 3628 BG yang dikendarai Rivanda Ilham Hermawan (20) warga Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Gresik yang berjalan dari arah berlawanan.

Selanjutnya, pengemudi kendaraan pikap tidak dikenal itu membentur pengendara motor lainnya. Honda Vario nopol W 2694 BG yang dikendarai Nur Kholiq (28) warga Desa Wedani, Cerme yang berboncengan dengan Agung Prastio (20) asal Desa Dungus, Cerme.

Yang pada saat kejadian berjalan searah dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Motor Honda Vario yang dikendarai Nur Kholiq terjatuh ke kanan. Sedangkan yang dibonceng Agung Pratio terjatuh ke kiri, dan membentur roda depan truk gandeng dan terjadilah kecelakaan. Akibatnya, tiga orang Rivanda Ilham Hermawan, Nur Kholiq, dan Agung Prastio mengalami luka serius dan dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya mengatakan, penyebab laka ini karena pengemudi mobil pikap yang tidak dikenal mengambil haluan terlalu ke kanan melewati marka as jalan dan posisi belum aman.

“Kami masih mencari identitas pengemudi mobil pick up yang melarikan diri,” katanya, Kamis (11/04/2019).

Masih menurut Yossy, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pengemudi mobil pikap berjalan terlalu memakan marka jalan.

“Human error juga menjadi penyebabnya. Sebab, pengemudi mobil pikap tidak memperhatikan arah depan,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar