Peristiwa

Hadiri Launching NU Gres, Ini Harapan Ketua DPRD Gresik

Gresik (beritajatim.com)– Setelah resmi dilaunching, website media center PCNU Gresik atau NU Gres sebagai wadah informasi diharapkan tidak menciptakan informasi bersifat kebohongan atau lebih dikenal dengan hoaks. Penegasan ini disampaikan oleh Ketua DPRD Gresik H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) di sela-sela Talk Show Gresik Maju Bersama Milenial yang digelar di Kantor PCNU , Sabtu (14/3/2020).

Menurut H.Fandi Akhmad Yani atau akrab dipanggil Gus Yani, keberadaan NU Gres merupakan hasil jawaban para milenial NU Gresik. Karena itu, dirinya sangat mendukung adanya NU Gres asal tidak menyebarkan pemberitaan hoaks.

Gus Yani menjelaskan, ada tiga hal mengenai era digital yang saat ini digandrungi para milenial. Pertama, kalangan milenial seperti sekarang berani mengambil resiko keluar dari kebiasaan yang selalu dilakukan. Adanya NU Gres, lanjutnya, bisa dijadikan sebuah sistem, baik itu menerima informasi maupun memberikan informasi ke publik. Kedua, admin yang mengelolah harus cerdas membaca pola. Artinya, sebelum orang lain merasakan. NU Gres harus mendahului.

“Maksudnya, potensi di dalamnya sangat luar biasa, dan ini merupakan modal besar. NU Gres harus bisa membaca potensi tersebut,” ujarnya.

Sedangkan yang ketiga, lanjut dia, para milenial NU juga harus memiliki jiwa enterpreneur. Sebab, selama ini dirinya melihat milenial NU hanya dijadikan obyek bukan subyek. “Selalu menjadi obyek bukan subyek. Pola-pola seperti ini image-nya di kalangan milenial harus diubah,” tuturnya.

Sementara, anggota DPR RI Dapil Gresik-Lamongan, Dyah Roro Esti yang juga menjadi pembicara mengatakan, berbicara soal milenial dirinya memprediksi Indonesia di tahun 2025 bakal menjadi negara yang memiliki kekuatan ekonomi yang luar biasa.

Untuk itu, peran milenial waktunya diberi porsi lebih banyak lagi. Sebab, merekalah merupakan generasi penerus bangsa. “Peran para milenial khususnya dari NU jangan takut terus melakukan inovasi. Pasalnya, saat ini dunia sudah berbeda karena telah memasuki era industri 4.0,” katanya.

Berbeda halnya dengan Hakim Jayli salah satu Direktur Televisi Swasta di Jatim. Dia menyatakan hadirnya NU Gres akan menjadi satu pintu informasi dari berbeda-bedanya pintu. “Ini bisa jadi tradisi baru yang harus dipahami. Hal ini karena sebagian milenial suka dengan internet karena eranya sudah digital,” tandasnya. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar