Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Gus Ipul Berlakukan Standar Operasional Bagi PKL Berdagang di Alun-alun Kota Pasuruan

Pasuruan (beritajatim.com) – Pemkot Pasuruan kembali berdiskusi dengan pedagang kaki lima (PKL) yang beroperasi di sekitar Alun-alun Kota Pasuruan. Diskusi yang dilakukan di Gedung Gradika, Kota Pasuruan ini didatangi puluhan PKL, Senin (27/06/2022),

Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf mengatakan, diskusi dalam rangka sosialisasi ini sudah dilakukan sangat lama. Hal ini sudah dilajukan mulai saat dilantiknya Gus Ipul sebagai Wali Kota sampai saat ini.

“Proses sosialisasi ini sudah berlangsung sangat lama, mulai dari saya dilantik dulu hingga tindakan yang dilakukan OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Revitalisasi ini mulai dari pedagang kaki lima, parkiran, hingga penataan peziara,” kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, para PKL tidak dipindahkan lokasi dagang namun hanya ditertibkan. Hal ini dilakukan agar pengunjung nyaman, sehingga bisa rileks.

Tak hanya itu para pedagang juga mulai ditertibkan dan dibuatkan standar operasional prosedur (SOP). SOP ini nantinya akan diatur mulai dari mencuci barang dagangan hingga pelayanan terhadap pembeli.

“Pedagang itu tidak dipindahkan, cuman ditertibkan agar semua pengunjung bisa nyaman. Kami nantinya akan juga membuat SOP bagi semua PKL di alun-alun Kota Pasuruan,” imbuhnya.

Guna mensukseskan hal ini Pemkot Pasuruan berharap bisa bekerja sama dengan semua pihak-pihak terkait. Sehingga Kota Pasuruan bisa menjadi lebih tertib dan terus mendatangkan pembeli. [ada/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar