Peristiwa

Gunung Raung Erupsi, Jember Antisipasi Guyuran Abu

Dokumen Gunung Raung erupsi tahun 2015. [Foto/Rindi]

Jember (beritajatim.com) – Abu dari erupsi Gunung Raung belum mengarah ke Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (17/7/2020) sore. Namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat sudah melakukan persiapan untuk mengantisipasinya.

Berdasar informasi yang diterima BPBND Jember dari pos pantau Gununh Raung, telah terjadi 40 kali gempa. “Tapi sementara ini di Jember masih aman. Mungkin karena arah angin mempengaruhi arah abu erupsi sendiri,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Bencana BPBD Jember Heru Widagdo. BPBD Jember tetap memantau kondisi masyarakat di sekitar Gunung Raung.

Tahun 2015, lontaran abu bisa mencapai Kecamatan Sumberbaru. “Semoga saja tidak tahun ini. Abu ini tergantung arah angin. Kalau angin ke barat ya kita terdampak. Tahun 2015, yang terdampak hanya Banyuwangi. Tapi saat injury time yang terdampak Jember,” kata Heru.

BPBD Jember memiliki persediaan lebih dari 100 ribu masker jika sewaktu-waktu dibutuhkan. “Kalau dikatakan cukup ya tidak, tapi paling tidak bisa meng-cover sementara. Abu gunung kan bisa memakai masker kain sederhana. Tapi saya tetap pantau perkembangan 24 jam,” kata Heru.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)G merekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Raung dan pengunjung atau wisatawan, agar tidak mendekati bibir kawah atau turun ke kawah yang ada di puncak. Serta tidak berkemah di sekitar puncak atau kawah Gunung Raung untuk menghindari hembusan gas-gas vulkanik yang berbahaya. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar