Peristiwa

Gunung Arjuna Besok Bakal Dipadamkan Melalui Udara

Malang (beritajatim.com) – Kebakaran Gunung Arjuna berstatus tanggap darurat. Kebakaran di gunung setinggi 3.339 Mdpl itu harus segera diatasi. Dalam waktu 4 hari saja kebakaran telah meluas hingga 300 hektare lebih.

Sebagaian diantaranya merupakan lahan konservasi satwa dan tumbuhan langkah. Kendala yang dialami adalah minimnya peralatan dan kurangnya personil yang memiliki keahlian khusus pemadam kebakaran hutan.

Selain itu medannya sangat curam sehingga tidak memungkinkan memadamkan api secara manual karena berada di Blok Gentong Growah dengan ketinggian sekitar 2.700 mdpl sampai 2.800 mdpl.

“Untuk menjangkau ke sana kalau tenaga manusia perlu waktu lama. Belum bawa barangnya dan susah. Airnya juga tidak ada, medannya juga curam dengan kemiringan 60 derajat,” kata Kepala BPBD Jawa Timur, Suban Wahyudiono, Kamis (1/8/2019).

Suban mengatakan, sejauh ini BPBD Kota Batu sudah mengirim surat memohon BPBD Jatim untuk melakukan pemadaman menggunakan metode waterboming. Keinginan itu pun sudah diteruskan ke BNPB.

“Sore ini mungkin helikopter tiba di Abdurahman Saleh dari Kalimantan. Waterboming rencananya kalau tidak halangan dan cuaca baik insya allah besok sudah mulai,” ujar Suban.

Suban menyebut, proses anggaran pemadaman Gunung Arjuna telah disetujui sehingga helikopter langsung mendarat ke Malang. Saat ini, tim gabungan sedang membahas teknis pemadaman. Seperti menentukan titik koordinat penurunan helikopter dan mengambil sumber air paling dekat.

“Sekarang langkah selanjutnya harus menentukan koordinat pendaratan helikopter dan untuk pengambilan air apa di Waduk Selorejo atau ada yang lebih dekat lagi. Itu langkahnya kita kordinasi dengan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi karena itu wewenang mereka,” tandasnya. [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar