Peristiwa

Gudang Tembakau di Bojonegoro Terbakar, Api Sulit Dipadamkan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Gedung penyimpanan tembakau di Desa Sidobandung RT 42 RW 04 Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro terbakar. Proses pemadaman sulit dilakukan karena terdapat puluhan ton tembakau kering di dalamnya.

Kepala Bidang Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno mengatakan kebakaran diduga akibat konsleting arus listrik. Terjadi sekitar pukul 16.10 WIB, kemarin. Namun, proses pemadam hingga dini hari.

Hari ini proses evakuasi masih dilanjutkan dengan dilakukan pendinginan. Gedung tembakau CV Firmansyah milik Haji Agus Fathurrohman (66) itu dipadamkan hingga pukul 04.40 WIB, Kamis (5/3/2020) dengan mengerahkan tujuh mobil pemadam dengan personil 37 orang.

Kebakaran diperkirakan konsleting listrik pada alat pres tembakau yang ada di dalam gudang dan merembet ke tumpukan tembakau kering. “Tidak ada korban jiwa, sementara taksir kerugian masih dalam perhitungan,” ujar Sukirno.

Api membakar gudang yang berukuran kurang lebih 200 meter x 50 meter berisi tembakau kering dengan tumpukan setinggi kurang lebih lima meter. Selain membakar gudang seisinya, tiga buah open tembakau turut tidak terselamatkan.

“Material yang terbakar berupa tumpukan tembakau kering setinggi kurang lebih lima meter sehingga untuk mencapai titik api harus dengan teknik penguraian,” lanjutnya.

Petugas Pemadam Kebakaran dibantu sejumlah unsur baik masyarakat, perangkat desa, kepolisian dan TNI bisa menyelamatkan beberapa material di dalam gudang. Diantaranya, enam buah open pada sisi selatan gudang berukuran kurang lebih 10 meter x12 meter berisi tembakau kering.

Dua bangunan gudang sisi barat ukuran kurang lebih 15 meter x 17 meter, satu gudang sisi utara berukuran kurang lebih 50 meter x 20 meter. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar