Peristiwa

Gudang Rongsokan dan Janggel Jagung di Lamongan Ludes Terbakar

Sebuah gudang rongsokan dan penyimpanan janggel atau bonggol jagung di Desa Pucangtelu Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan ludes dilalap api, pada Minggu (1/8/2021) sore

Lamongan (beritajatim.com) – Sebuah gudang rongsokan dan penyimpanan janggel atau bonggol jagung di Desa Pucangtelu Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan ludes dilalap api, pada Minggu (1/8/2021) sore.

Sejumlah barang dan peralatan gudang hangus dalam kejadian tersebut. Petugas setempat masih tengah mendalami penyebab pasti kebakaran, dugaan kuatnya hal itu diakibatkan oleh korsleting listrik.

Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa kebakaran ini berlangsung sekira pukul 17.00 Wib. Untungnya, gudang rongsokan di lantai dua milik Budi Utomo yang terbakar itu berhasil dilokalisir oleh petugas pemadam kebakaran.

Sehingga berkat aksi heroik pemadam kebakaran, kobaran api tidak sampai menjalar ke lantai dasar dan rumah-rumah warga di sekitar TKP. “Tidak lama api yang meludeskan bangunan lantai dua itu bisa kita kuasai,” ujar Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Lamongan, Amri.

Lebih lanjut, Amri menilai jika warga sekitar dan pemilik rumah telah merespon dengan cepat dan tanggap. Saat mengetahui ada api yang muncul dari rumah korban, mereka beramai-ramai bergerak dan berupaya memadamkan api meski dengan peralatan yang seadanya.

Sembari sejumlah warga tengah berusah memadamkan api, sebagian warga lainnya langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak lama informasi itu disampaikan PMK, petugas langsung meluncur ke lokasi kebakaran tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Amri mengatakan, bahwa pipa air dari kendaraan petugas, untungnya bisa mudah menjangkau lokasi. “Tidak ada kendala saat kendaraan PMK menuju titik lokasi kejadian. Selang air juga bisa menjangkau lantai dua,” lanjut Amri.

Guna memastikan agar tidak ada lagi bara api yang menyala, setelah menaklukkan si jago merah, petugas PMK juga melakukan pembasahan secara merata pada semua bagian dari sisa-sisa kebakaran tersebut.

Dari informasi yang didapat, Insiden itu pertama kali diketahui oleh saksi yang bernama Pujiatun (47) dan Budi Biantoro (50). Menurut keduanya, mulanya asap muncul dari belakang rumah korban, tepatnya di lantai dua, yakni dari tempat di mana bonggol atau janggel jagung itu disimpan. Saat mengetahui ada asap mengepul, sontak kedua saksi itu berteriak dan berusaha memadamkannya.

Akibat dari kejadian ini, pemilik gudang mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa, hanya separuh bangunan yang ludes dilalap si jago merah. Selain itu, ada satu sepeda angin yang turut terbakar dan tidak bisa diselamatkan.[riq/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar