Peristiwa

Gudang Pengolahan Obat Anti Nyamuk di Mojokerto Terbakar

Kebakaran di gudang pengolahan obat anti nyamuk di Jalan Raya Trawas KM 36 Dusun Wonokerto, Desa Sekargadung, Pungging, Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Gudang pengolahan obat anti nyamuk di Jalan Raya Trawas KM 36, Dusun Wonokerto, Desa Sekargadung, Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu (22/7/2020) terbakar. Karena berbahan batok kelapa kering sehingga api membakar dua gudang yang terletak bersebelahan.

Dari informasi yang didapat, kebakaran gudang yang menyimpan batok kelapa kering tersebut sekira pukul 17.00 WIB. Api yang awalnya terlihat di salah satu gudang tersebut terus membesar hingga akhirnya merembet ke gudang yang ada di sebelahnya.

Nampak puluhan petugas pemadam kebakaran dan relawan juga dibantu sejumlah aparat kepolisian dan TNI berbondong-bondong berusaha memadamkan kobaran api yang terus membesar. Hingga sampai saat ini, api masih membakar dua gudang yang berisikan tumpukan batok kelapa kering.

Salah seorang saksi mata, Ahmad Suhaji (38) mengatakan, kebakaran gudang pengelola obat anti nyamuk berbahan batok kelapa kering tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Ada kepulan asap hitam pekat membumbung di atap gudang yang diduga berasal dari dalam gudang.

“Saya tadi kebetulan lewat bersama anak saya, sekitar pukul 17.00 WIB. Ini gudang batok kelapa yang digunakan bahan untuk membuat bahan anti nyamuk. Tadi yang terbakar, gudang sebelah utara tapi karena apinya membesar sehingga merembet ke gudang yang ada di sampingnya,” ungkapnya.

Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) masih berjibaku memadamkan api yang berkobar di gudang pengolahan obat anti nyamuk. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab api membakar dua gudang di di Jalan Raya Trawas KM 36 Dusun Wonokerto, Desa Sekargadung, Pungging, Kabupaten Mojokerto tersebut. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar