Peristiwa

Gudang Pabrik Plastik di Mojokerto Kembali Terbakar

Kebakaran di gudang pabrik plastik CV Surya Santoso Sejati. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Gudang pabrik plastik CV Surya Santoso Sejati di Jalan Raya Trawas-Mojosari, Dusun Seruni, Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Selasa (8/10/2019) kembali terbakar. Empat unit mobil pemadam kebakaran (PMK) diterjunkan.

Sebelumnya, kebakaran di gudang packing tersebut terjadi pada, Jumat (4/10/2019) pekan lalu. Selama hampir 12 jam, petugas PMK dari sejumlah daerah diterjunkan untuk memadamkan api. Diantaranya Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Pasuruan, Sidoarjo dan Jombang.

Namun api kembali membakar gudang pada, Selasa petang. Padahal, selama dua hari pasca kebakaran Jumat pekan lalu, petugas masih terus melakukan pembasahan di lokasi kebakaran. Api terlihat sekira pukul 17.00 WIB tepat di gudang packing, lokasi kebakaran sebelumnya.

Saksi mata, Agus Arfiansyah (24) mengatakan, api kembali terlihat di lokasi kebakaran sekitar pukul 17.00 WIB. “Saya habis mengantar pesanan makanan di sekitar sini. Setelah itu saya lihat dari jalan ada asap hitam mengepul,” ungkapnya.

Agus kemudian mencari tahu asal asap hitam yang mengepul di langit tersebut. Ternyata asap hitam tersebut berasal dari gudang packing pabrik plastik CV Surya Santoso Sejati di Jalan Raya Trawas-Mojosari, Dusun Seruni, Desa Banjartanggul, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

“Saya ke lokasi ternyata api sudah membesar. Katanya, dugaan kebakaran ini disebabkan masih ada titik api yang belum padam dan menjalar di sekitar gudang pabrik itu sehingga kebakaran kembali terjadi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini membenarkan, gudang pabrik plastik CV Surya Santoso Sejati kembali terbakar. “Petugas langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” jelasnya.

Petugas pemadam kebakaran sampai saat ini masih melakukan memadamkan kebakaran di gudang pabrik plastik tersebut. Tak hanya menerjunkan tiga unit PMK, satu unit mobil dari PT Pakerin juga diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar