Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Gubenur Jatim Lepas Jenazah Wakil Wali Kota Mojokerto

Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah saat takziah ke rumah Wakil Wali Kota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria.

Mojokerto (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa melepas jenazah Wakil Wali Kota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria menuju peristirahatan terakhir di Makam Panjang Losari, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Orang nomor satu di Jawa Timur ini secara langsung datang ke rumah duka.

Rombongan mantan Menteri Sosial (Mensos) ini datang ke rumah duka di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jumat (8/10/2021) malam. Rombongan Gubernur yang tiba di rumah duka disambut oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Gubernur Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Wakil Wali Kota, Ahmad Rizal Zakaria. Cak Rizal (sapaan akrab, red) meninggal saat menjalankan tugas kedinasan.

Innalillahi wa innalillahi rojiun, malam hari ini kita semua hadir untuk memberi penghormatan terakhir kepada almarhum, Bapak Achmad Rizal Zakaria. Wakil Wali Kota Mojokerto yang tadi sore (Jumat sore, red) hadir dalam pembukaan Jatim Fair 2021, rangkaian dari HUT ke 76 Pemprov Jawa Timur,” ungkapnya.

Masih kata Gubenur, dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke 76 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memberikan suasana membangun kebangkitan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Serta ingin memberikan semangat kepada seluruh warga bahwa ekonomi segera bangkit dan Covid-19 agar segera bisa diatasi.

“Dan untuk itulah beliau hadir. Mudah-nudahan seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT, seluruh kesalahan diampuni Allah SWT. Mudah-mudahan beliau dipanggil Allah SWT seperti panggilan kesayangan hamba-hamba Allah SWT. Mudah-mudahan beliau bersama hamba-hamba yang dicintai Allah SWT untuk masuk surganya Allah. Al Fatihah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, gubernur mengajak masyarakat Kota Mojokerto untuk mendoakan almarhum husnul khotimah, segala amal ibadahnya diterima dan diampuni segala dosanya serta dilapangkan kuburnya oleh Allah SWT. Dan keluarga besar yang ditinggalkan diberikan keikhlasan, ketabahan dan kesabaran.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan bela sungkawa dan duka cita yang mendalam dan tentu kami berharap bawah seluruh perjalanan penyelenggaraan pembangunan Kota Mojokerto akan tetap bisa dilaksanakan dengan baik. Insya Allah beliau dipanggil dalam keadaan khusnul khotimah,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengaku, kaget dengan kepergian Wakil Wali Kota Mojokerto yang begitu cepat. “Salah satu dari pejabat, teman dan saudara kita telah dipanggil Allah SWT di saat sedang menjalankan tugas pemerintahan. Insya Allah kepergiannya dalam keadaan khusnul khotimah,” ujarnya.

Ning Ita (sapaan akrab, red) atas nama pribadi dan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mengucapkan terima kasih atas dedikasi almarhum selama dua tahun 10 bulan bersama -sama mengemban amanah di Pemkot Mojokerto. Orang nomor satu di Kota Mojokerto ini menilai almarhum banyak membantu tugas yang tidak bisa dilaksanakannya sendiri.

“Beliau dan saya menjalankan tugas bersama melayani masyarakat Kota Mojokerto dan saya bersaksi beliau adalah orang yang baik. Selama ini, almarhum banyak membantu tugas yang tidak bisa saya laksanakan sendiri. Wawali bersinergi dengan baik dan itu demi kemaslahatan serta kemanfaatan warga Kota Mojokerto,” tegasnya. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar