Iklan Banner Sukun
Peristiwa

GMNI Bersama Cipayung Plus Surabaya Kampanye Dukung RUU PPRT

Surabaya (beritajatim.com) – Bidang Keperempuanan Cipayung Plus Kota Surabaya yang terdiri dari GMNI, PMII, PMKRI, GMKI, IMM, HMI, melakukan kampanye untuk mendukung pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

Hal itu untuk mengingatkan negara bahwa pekerja rumah tangga sering dianggap pembantu, padahal mereka juga seorang pekerja.

“RUU PPRT tentu menjadi perhatian kami. Pekerja Rumah Tangga yang sejauh ini dianggap pembantu, sehingga menurut kami negara harus menganggapnya sebagai pekerja,” kata Ketua Bidang Pergerakan Sarinah DPC GMNI Surabaya Mas Uliatul Hikmah saat aksi di Kawasan Masjid Al Akbar Surabaya, Minggu (22/5/2022).

Ulia, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa RUU PPRT adalah untuk semua orang pasalnya jasa para PRT telah membantu banyak kalangan masyarakat dalam mencapai kesejahteraannya dalam hal karir contohnya. “Di dalamnya terdapat aturan jam kerja, aturan pengupahan, adanya perlindungan hukum dan jaminan sosial, aturan jam istirahat dan juga usia pekerja,” katanya.

Ulia menyebut sejauh ini tidak ada payung hukum yang melindungi bila sesuatu terjadi pada pekerja rumah tangga. Padahal, PRT rentan sekali terkena diskriminasi, eksploitasi dan kekerasan fisik maupun seksual. Oleh karenanya, pihaknya mengadakan aksi damai ini sebagai pernyataan sikap sekaligus dorongan untuk pemerintah dan DPR agar segera mengsahkan RUU PPRT.

“Aksi ini harapannya membuka mata masyarakat untuk mensejahterakan para pekerja rumah tangga sehingga bisa mendapatkan hak-hak nya sesuai dengan pekerja lainnya berupa gaji yang layak, menghapus diskriminasi, dan yang terpenting dilindungi oleh negara,” tegasnya sembari mengtakan bahwa melindungi PRT melalui RUU PPRT sama dengan melindungi semua orang. [asg/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar