Peristiwa

Gereja Tertua di Jatim Gelar Vaksinasi Massal, 1500 Dosis Disiapkan

GKJW Mojowarno Jombang yang menjadi tempat serbuan vaksinasi merdeka, Sabtu (11/9/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Polres Jombang menggelar serbuan vaksinasi di GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Mojowarno, Sabtu (11/9/2021). Sebanyak 1500 dosis vaksin jenis sinovac disiapkan dalam acara tersebut.

GKJW yang merupakan salah satu gereja kuno. Gereja ini umurnya paling tua di Jawa Timur (Jatim). Pembangunan gereja ini dimulai sejak 24 Februari 1879. Gereja tertua yang sekaligus menjadi salah satu landmark Jombang ini terletak di pusat Kecamatan Mojowarno atau sekitar 15 kilometer dari Jombang Kota.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menjelaskan, serbuan vaksinasi di GKJW Mojowarno yang diselenggarakan oleh Polres Jombang dengan target 1.500 dosis jenis Sinovac. Sedangkan Kodim 0814 menyelenggarakan vaksinasi di Ponpes At Tahjib Ngoro sebanyak 1.500 dosis.

“Vaksinasi ini sebagai percepatan untuk mewujudkan herd imunity atau kekebalan kelompok. Pelaksanaan vaksinasi tetap mengedepankan protokol kesehatan. Kami juga mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjauhi kerumunan) meski sudah divaksin,” kata Kapolres Jombang.

Selain Kapolres Jombang, serbuan vaksinasi merdeka itu juga dihadiri Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli. Dalam sambutannya, Jazuli menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sinergitas dan dukungan semua pihak dalam mendukung percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jombang.

“Terimakasih GKJW Mojowarno juga Ponpes At Tahjib Ngoro yang telah menyediakan tempat untuk pelaksanaan kegiatan yang bermanfaat ini bagi masyarakat umum. Berkat kerjamasama ini, Jombang sudah turun ke level 2,” kata Jazuli.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho saat memantau vaksinasi di GKJW Mojowarno

Kerjasama yang apik itu mulai dari Polres, Kodim, Kejaksaan. Semua isntitusi tersebut menggelar vaksinasi massal demi percepatan penyelesaian Covid-19. “Mudah mudahan dengan semakin digencarkannya vaksinasi pada seluruh lapisan masyarakat, akan mempercepat penurunan dari level 2 ke level 1,” lanjutnya.

Jazuli juga menyebut bahwa capaian vaksinasi di Kabupaten Jombang terus mengalami peningkatan. Rinciannya, untuk dosis 1 mencapai 64 persen, sedangkan dosis 2 sebesar 43 persen. “Meski demikian, protokol kesehatan jangan sampai kendor,” pesan Sekdakab Jombang ini. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar