Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Jadi Syarat Mudik

Gerai Vaksin di Poliklinik Bhayangkara Polres Mojokerto Diserbu Masyarakat

Vaksinasi di Poliklinik Bhayangkara Polres Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto membuka pelayanan vaksin Booster untuk masyarakat. Rata-rata warga yang antusias vaksin tersebut merupakan warga yang saat Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah bakal melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

Seperti diketahui sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan secara langsung bahwa tahun ini tak ada larangan mudik sepanjang warga telah divaksinasi Booster. Alhasil, gerai vaksinasi di Poliklinik Bhayangkara Polres Mojokerto diserbu masyarakat.

Tak hanya mereka yang hendak melakukan perjalanan mudik, masyarakat yang merayakan Lebaran di rumah saja juga antusias. Ini tidak lain karena mereka ingin sehat dan bisa merayakan Lebaran 2022 dengan nyaman dan sehat.

“Tidak, saya tidak mudik. Rumah saya Trowulan kok, saya hanya ingin sehat saja jadi kesini untuk mengikuti vaksinasi. Ini vaksin ketiga saya jadi kalau sewaktu-waktu pergi tidak bingung untuk vaksin,” ungkap salah satu warga yang ikut vaksinasi, Lukman, Sabtu (23/4/2022).

Sementara itu, Kapolres Mojokerto, AKBP Apip Ginanjar mengatakan, Polres Mojokerto melaksanakan gerai vaksinasi 24 jam. “Sesuai dengan perintah Bapak Kapolda, gerai vaksin dibuka untuk melayani masyarakat vaksinasi baik dosis 1, 2 maupun Booster,” katanya.

Meski Kabupaten Mojokerto saat ini masuk Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1, masih kata Kapolres, pihaknya mengejar capaian vaksin Booster. Sehingga TNI/Polri bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto bersinergi saling membantu.

Vaksinasi di Poliklinik Bhayangkara Polres Mojokerto.

“Ini merupakan vaksinasi stasioner, ada juga vaksinasi mobile yang berkeliling pada saat Operasi Ketupat Semeru. Yakni di pos pelayanan serta pengamanan, ada 8 pos yang kita siapkan jadi vaksinasi mobile ini siap keliling di beberapa posyan dan pospam,” tuturnya.

Polres Mojokerto bekerja sama dengan puskesmas setempat dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto untuk melayani masyarakat yang membutuhkan vaksinasi dosis 1, 2 dan 3. Selain itu, vaksinasi mobile juga ditempatkan di tempat wisata. Petugas juga akan mengecek aplikasi Peduli lindungi.

“Kita bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan instansi terkait. Kita bersama-sama, bekerja sama dan bersinergi sehingga terwujud Kabupaten Mojokerto yang kondusif dan pandemi ini dapat cepat berlalu. Vaksinasi boleh dari warga mana saja, yang penting belum vaksinasi,” tegasnya.

Gerai-gerai vaksin yang didirikan Polres Mojokerto tersebut dapat memberikan pelayanan kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Ini untuk memudahkan akses masyarakat serta memperluas cakupan vaksinasi Covid-19.

“Dari aplikasi Peduli Lindungi dan KTP peserta ini, nantinya bisa mengecek berapa presentasi pencapaian peserta vaksinasi di tingkat kabupaten,” tegasnya. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar