Peristiwa

Gempa Sulbar, Korban Paling Butuh Spesialis Orthopedi

Surabaya (beritajatim.com) – Gempa yang menimpa Mamuju Majene, Sulawesi Barat menyebabkan banyak korban jiwa maupun luka. Saat ini pun berbagai bantuan medis dikerahkan.

Bantuan medis yang dikirim termasuk kapal dan tenaga medis Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA). Kapal berangkat ke Mamuju untuk aksi kemanusiaan Peduli Gempa Sulbar.

Dekan FK Unair, Prof Budi Santoso, Sp OG(K) mengatakan bahwa jika terjadi bencana gempa maka tenaga medis yang paling dibutuhkan adalah dokter spesialis orthopedi.

“Kalau bencana gempa itu kan mayoritas kasusnya berupa trauma, bisa patah tulang atau cedera perut karena tertimpa tembok. Jadi yang paling dibutuhkan dan yang akan paling banyak kita kirim nantinya adalah orthopedi, anestesi dan bedah,” kata Prof Budi, Minggu (17/1/2021).

Saat ini penanganan korban gempa oleh dokter dokter dari Universitas Hassanudin (Unhas). Terdata per 16/1/2021, bahwa terdapat 12 dokter orthopedi dan 4 dokter anastesi dari Unhas dan telah menangani 8 kasus orthopedi.

Prof Budi menyebut, info terakhir per Minggu malam (16/1), di Mamuju sebagai berikut; 42 kematian, 189 trauma berat, 687 trauma ringan, 15.000 pengungsi.

Terkait tenaga medis yang akan diberangkatkan ke Mamuju, Prof Budi mengatakan akan menunggu kabar terkini dari tim aku yang akan datang terlebih dahulu ke Mamuju.

“Berapa tenaga yang dibutuhkan insya Allah kami siap. Tapi untuk jumlah pasti kami menunggu informasi terkini dari dr Christijogo sebagai tim acu,” ujar Prof Budi.

Tim medis yang disiapkan FK Unair 2 dokter bedah, 2 dokter orthopedi, 2 dokter anastesi, 4 dokter umum, 2 apoteker. Ada juga 2 perawat anastesi, 4 perawat bedah, 4 perawat umum, dan 4 tenaga administrasi.

Aksi kemanusiaan Peduli Gempa Sulbar rencananya akan dilangsungkan hingga 2 minggu. Terhitung setelah kru tenaga medis tiba dan bisa diperpanjang sesuai situasi.

Selama di Mamuju, RSTKA berfokus pada penanganan medis korban gempa dan trauma healing untuk anak anak. Sserta berusaha membantu pemulihan sektor ekonomi. [adg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar