Peristiwa

Gempa Bumi M 3,5 Guncang Kediri, Nganjuk dan Sekitarnya

Kediri (beritajatim.com) – BMKG melansir terjadi gempa bumi tektonik magnitudo 3,5 . Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,87 LS dan 111,93 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 10 kilometer barat daya Kota Kediri, Jawa Timur pada kedalaman 5 kilometer.

Gempa bumi tektonik ini terjadi, pada Selasa, 19 Maret 2019, pukul 17.34.52 WIB. Tidak berpotensi terjadinya tsunami.Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Guncangan gempabumi ini dilaporkan telah dirasakan di daerah Sawahan, Ngetos dan Loceret dalam skala intensitas I-II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hingga pukul 18.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Informasi resmi tersebut bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi. Penanggung jawab informasi resmi tersebut adalah Kepala Stasiun Geofisika kelas I Yogyakarta Dr. I Nyoman Sukanta, S.Si., M.T.

Dinar (24), warga Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri mengaku, merasakan getaran akibat gempa bumi ini. “Lumayan kencang, tetapi hanya beberapa detik saja,” ungkap Dinar. Warga di Kabupaten Kediri juga merasakan gempa bumi ini. Pihak BPBD setempat kini masih melakukan pengecekan terhadap dampak gempa bumi ini. [nng]/kun

Apa Reaksi Anda?

Komentar