Peristiwa

Gelombang Tinggi, Ratusan Nelayan Menganggur

Gresik (beritajatim.com) – Ratusan nelayan di Pesisir Gresik tidak melaut akibat kondisi cuaca buruk melanda perairan Laut Jawa. Imbas kejadian itu, nelayan memilih menambatkan perahunya di dermaga sambil memperbaiki perahu, dan alat penangkap ikan.

“Sejak sepekan hingga sekarang kami lebih banyak menganggur akibat cuaca buruk, dan gelombang tinggi,” ujar Ainur Rofik (40) nelayan asal Panceng, Gresik, Senin (28/01/2019).

Meski tidak melaut, lanjut Ainur Rofik, sebagian nelayan yang lain nekad bekerja seadanya dengan bekerja mencari ikan di pinggir pantai, dan sebagian alih profesi sebagai tukang ojek.

“Kami memang diberitahu tidak melaut sementara waktu karena tinggi gelombang laut mencapai 4 meter,” ujarnya.

Hal senada juga dikemukakan oleh Ahmad Rivai (38) nelayan asal Manyar, Gresik. Nelayan tradisional itu sudah 10 hari lebih tidak melaut. Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari kami bekerja seadanya dengan mencari ikan di tepi pantai,” paparnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar