Peristiwa

Gedung Baru Roboh, Mahasiswa IAIN Kediri Demo Rektorat

Kediri (beritajatim.com) – Puluhan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri menggelar aksi unjuk rasa di halaman kampus mereka. Mahasiswa robohnya gedung baru karena bangunan tidak standar.

“Kami menuntut transparansi, bagaimana kekuatan bangunan di kampus IAIN ini. Karena di gedung Usuludin, baru enam bulan, dan kenapa kok bisa roboh. Sedangkan di sebelah gedung ada warung kecil, terkena angin itu tidak apa-apa,” kata Mohammad Fuad, korlap aksi.

Mahasiswa membakar ban sebagai simbol kekecewaan terhadap pihak rektorat. Para mahasiswa menuntut keterbukaan rancangan anggaran yang digunakan untuk membangun gedung yang baru.

Massa menilai gedung baru tidak sesuai dengan standart pembangunan dan ada indikasi keteledoran. Tidak hanya itu, mahasiswa juga menuntut perbaikan diberbagai infrastruktur mulai dari kamar mandi hingga pendingin ruangan.

“Di gedung ini dipaksanakan untuk siap perkulihan. Banyak kamar mandi yang kondisinya belum siap digunakan,” serunya menambahkan.

Mahasiswa menyebut sarana dan prasarana perkuliahan yang disediakan tidak sebanding dengan biaya perkuliahan yang dibayarkan. Contoh kecilnya keberadaan toilet yang disebut mahasiswa terjadi krisis, serta fasilitas pendingin ruangan yang minim.

Jajaran Rektorat IAIN Kediri akhirnya menemui mahasiswa. Dalam dialog terbuka mereka membantah tuduhan penyelewengan dana pembangunan tersebut. Menurutnya robohnya tembok gedung itu murni bencana alam. selain itu pihak kampus juga berjanji akan segera memperbaiki berbagai infrastructure yang diinginkan oleh mahasiwa. sehingga jalannya pembelajaran di IAIN Kediri dapat lebih tenang dan nyaman. [nng/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar